Kamis, 13 September 2018 00:30 WITA

Aa Gym Jago Push Up, Adakah Hubungannya dengan Kejantanan?

Editor: Abu Asyraf
Aa Gym Jago Push Up, Adakah Hubungannya dengan Kejantanan?
Penampilan macho KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym.

RAKYATKU.COM - Video KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym viral di media sosial. Dai kondang ini mengalahkan tiga pria berbadan kekar saat iseng lomba push up. Adakah hubungan push up dengan kejantanan pria?

Pengasuh Klikdokter.com, dr Atika menjelaskan, kemampuan seseorang untuk melakukan push up biasanya bergantung indeks massa tubuh. Jika normal, misalnya 21,24, berarti berat badan Anda masuk kategori ideal.

Bila dalam kondisi tersebut tidak kuat melakukan push up, ada kaitannya dengan kurangnya kekuatan otot lengan, perut, dan kaki. Perlu melatih otot-otot di regio tersebut. Awalnya terasa berat, namun lama-lama otot semakin terlatih.

Pria yang memiliki otot yang kuat akan terlihat lebih macho alias jantan. Ini juga ada kaitannya dengan kadar testosteron. Salah satu cara meningkatkan kadar testosteron adalah dengan rajin push up.

Dikutip dari Livestrong, latihan resistensi seperti push up dapat meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh serta meningkatkan kekuatan otot. Pria yang punya kadar testosteron tinggi akan memiliki kemampuan seksual yang bagus, memiliki otot yang kencang, punya tulang yang kuat dan tentu saja peluang untuk panjang umur.

MedicalNewsToday menulis rendahnya tingkat testosteron telah dikaitkan dengan osteoporosis, diabetes, tekanan darah tinggi dan peningkatan lemak viseral (lemak yang tidak terlihat tetapi mengelilingi organ vital), baik pada pria dan wanita.

Aa Gym Jago Push Up, Adakah Hubungannya dengan Kejantanan?

Latihan push up yang tergolong murah dan mudah karena tidak memerlukan peralatan apapun bisa menawarkan manfaat kesehatan yang luar biasa. Jadi pertimbangkan untuk melakukan latihan push up sebagai kagiatan rutin yang tidak hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga meningkatkan testosteron.

Bagi Anda yang masih merasa berat melakukan push up, bisa mengikuti tips berikut ini:

Cara Pertama

1. Pemanasan ringan sebelum melakukan gerakan. Fokuskan pemandasan pada gerakan tangan. 

2. Ketika melakukan push up cobalah untuk meluruskan posisi tubuh baik ketika naik dan turun.

3. Jika Anda mengalami kesulitan lakukanlah gerakan push up dengan baik dan benar terlebih dahulu. Abaikan terlebih dahulu jumlah gerakan push up yang Anda inginkan.

4. Jika sudah melakukan gerakan dengan benar kemudian istirahat sejenak, 2 atau 3 menit kemudian lakukan kembali push up semampu Anda. Lakukan 5 kali di pagi hari dan 5 kali di sore hari.

5. Jika Anda sudah yakin Anda melakukan gerakan push up yang benar, maka selanjutnya adalah dengan menambah di setiap pekan 5 atau 10 gerakan tambahan push up.

6. Jika Anda merasakan otot dan tubuh anda merasa lemah anda jangan heran karena itu merupakan fase penyesuaian otot karena belum terbiasa.

7. Turunkan berat badan karena jika Anda memiliki kelebihan berat badan, maka menurunkan berat badan dapat membantu Anda dalam meningkatkan dan menguatkan push up.

Cara Kedua

1. Kneeling Push Up (Menekuk lutut saat push up). 
Gerakan push up pada intinya adalah mendorong tubuh ke atas. Jika Anda tidak kuat atau tidak sanggup melakukan push up secara normal, maka Kneeling Push Up dapat menjadi pilihan untuk menambah jumlah gerakan push up. Caranya dengan menekuk lutut anda menyentuh lantai kemudian lakukan push up secara biasa.

2. Incline Push Up (Tumpuan tangan lebih tinggi dari kaki)

Jika anda tidak sanggup melakukan Kneeling Push Up, maka pilihan selanjutnya adalah dengan Incline Push Up dimana tumpuan tangan Anda pada benda seperti kursi dan lain-lain yang penting tumpuan tangan Anda lebih tinggi dari kaki anda. Push up jenis ini akan semakin mempermudah karena semakin tinggi tumpuan tangan, semakin ringan pula push up dilakukan.