Minggu, 09 September 2018 16:18 WITA

Tren Aneh, Minum Air Kencing untuk Meningkatkan Kesehatan

Editor: Suriawati
Tren Aneh, Minum Air Kencing untuk Meningkatkan Kesehatan
Julia Sillaman minum air kencingnya

RAKYATKU.COM - Ada sebuah tren kesehatan aneh yang sedang berkembang saat ini, yaitu meminum air kencing.

Mereka yang menjalankan praktik ini mengklaim bahwa air seni yang mereka minum menjadikan kulit mereka lebih sehat, membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan energi.

Salah seorang yang telah mencoba ide ini adalah Christo Dabraccio, seorang ahli meteorologi dari Idaho. Dia mengklaim bahwa minum air kencingnya sendiri membantunya menurunkan berat badan hingga 13.6kg, dan membuatnya merasa 'seperti Superman'.

"Saya mendengar tentang itu secara online dan jujur ??saya langsung tertarik. Semakin saya meneliti dan membaca review, semakin saya percaya," katanya.

"Kencing hanyalah turunan darah Anda yang sangat tersaring, dan darah adalah kekuatan kehidupan Anda, jadi itu masuk akal."

"Begitu saya mencobanya, saya mulai merasa seperti Superman," katanya.

Tren Aneh, Minum Air Kencing untuk Meningkatkan KesehatanDabraccio mengatakan bahwa dia meminum air kencingnya sekitar tiga cangkir setiap hari, serta menggunakannya untuk menyeka wajahnya dan mencuci matanya.

Dia mengklaim bahwa praktik serupa telah dilakoni oleh tokoh-tokoh profil tinggi di Hollywood, tapi dia tidak menyebutkan nama.

Setelah terapi kencing berhasil di dirinya, Dabraccio kemudian merekomendasikan itu kepada temannya, Julia Sillaman. Pria itu mengikutinya, dan mengklaim telah kehilangan 12 kg dan juga berhasil menyembuhkan jerawatnya.

Praktek minum air kencing sebenarnya bukan hal baru karena itu telah ada selama berabad-abad.

Namun para ilmuwan memperingatkan bahwa tidak ada bukti jika tren semacam itu menguntungkan. Sejauh ini belum ada penelitian independen yang dilakukan untuk membuktikan manfaatnya.

Bahkan spesialis ginjal telah memperingatkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak urin dapat menyebabkan penumpukan limbah beracun, dan menimbulkan efek yang mirip dengan gagal ginjal.

"Sama sekali tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa terapi urin memiliki nilai terapeutik," kata Profesor Henry Woo, seorang ahli bedah urologi di University of Sydney.

"Mereka yang minum air kencing mereka sendiri hanya membuat ejekan terhadap diri mereka sendiri."

Tags