Jumat, 07 September 2018 12:05 WITA

Hobi Begadang? Awas, Rentan Kena Alzheimer

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Hobi Begadang? Awas, Rentan Kena Alzheimer
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Hobi menghabiskan malam dengan melakukan aktivitas yang Anda gemari, tentu mengasyikkan. Seperti menonton atau sekadar nongkrong bareng teman.

Namun, dibalik kebiasaan begadang yang mengasyikkan tersebut, ternyata justru berbahaya bagi kesehatan. Karena tidak cukup tidur membuat seseorang rentan mengalami Alzheimer. 

Berdasarkan penelitian Fisher Center for Alzheimer’s Research Foundation di The Rockefeller University, yang dikutip dari Klik Dokter, waktu tidur yang terlampau sedikit akibat begadang memang dapat meningkatkan risiko Alzheimer di masa mendatang.

Waktu tidur yang sebenarnya diperlukan oleh manusia sekira 6 hingga 8 jam dalam sehari. Batasan waktu tersebut diperlukan agar otak dapat beristirahat dan beregenerasi dengan baik. Jadi, jika Anda tak mampu memenuhi waktu tersebut, otomatis otak tidak akan mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dan memperbaiki diri.

Penelitian dari University Toronto, Amerika Serikat, menyebutkan, kecenderungan seseorang terkena Alzheimer berhubungan dengan gen APEOE-E4. Nah, orang yang tidak cukup tidur, tidak memiliki kemampuan untuk menekan kinerja gen tersebut. Sebaliknya, orang yang cukup tidur dan kualitas tidurnya baik, memiliki kemampuan dalam menekan kinerja gen tersebut.

Melengkapi penelitian di atas, studi lain dari John Hopkins Bloomberg School of Public Health, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang yang sering terjaga di malam hari memiliki peningkatan kadar beta-amyloid atau protein racun di dalam tubuhnya. Zat tersebut dapat menimbulkan plak di otak, yang nantinya dapat mengganggu fungsi organ tersebut.

Sebanyak 70 persen lansia yang telah di-scan otaknya mengatakan, mereka hanya tidur di bawah 5 jam setiap hari. Dan, benar saja, hasil scan menunjukkan bahwa otak mereka dipenuhi oleh protein racun yang disebut beta-amyloid.

Hal itu tentu berbanding terbalik dengan orang yang mampu tidur lebih dari 5 jam setiap hari. Pasalnya, waktu tidur yang cukup membuat aliran darah di otak menjadi lebih lancar. Keadaan ini pula yang diduga turut “membilas” segala zat beracun yang ada di otak, termasuk zat beta-amlyoid penyebab Alzheimer.

Lalu, bagaimana jika Anda begadang akibat adanya gangguan tidur atau insomnia? Tentu saja, Anda harus membereskan dulu masalah insomnia tersebut.

Ada beberapa cara sederhana untuk mencegah insomnia, yang bisa membuat Anda terjaga sepanjang malam. 
Menurut dr Nadia Octavia dari KlikDokter, beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi Insomnia. Diantaranya menghindari konsumsi kafein di sore hingga malam hari, melakukan relaksasi, serta bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari.

Selain itu, Anda juga perlu membuat kondisi diri senyaman mungkin sebelum pergi tidur. Untuk ini, Anda bisa menggunakan lampu khusus untuk tidur, penutup mata, maupun mematikan gawai atau perangkat elektronik yang tidak dibutuhkan.