Rabu, 05 September 2018 18:50 WITA

Efek Baik Sarapan Terlambat dan Makan Malam Cepat

Editor: Suriawati
Efek Baik Sarapan Terlambat dan Makan Malam Cepat
INT

RAKYATKU.COM - Sebuah penelitian menemukan bahwa sarapan terlambat dan makan malam lebih cepat dapat membantu orang menghilangkan lemak tubuh.

Menurut peneliti dari University of Surrey di Inggris, orang-orang yang menunda waktu sarapan selama 90 menit dan makan malam 90 menit lebih awal dari biasanya, bisa kehilangan lemak tubuh dua kali lebih banyak, dibandingkan orang-orang yang tidak memiliki batasan waktu makan.

"Waktu makan itu penting, selain isi makanan," kata peneliti, Jonathan Johnston. "Penelitian terkait waktu makan masih cukup baru, tapi mejanjikan untuk membantu orang meningkatkan kesehatan dengan (melakukan) perubahan yang relatif kecil."

Dalam penelitiannya, Johnston merekrut sembilan orang untuk ambil bagian dalam studi percontohan "makan waktu terbatas". 

Mereka diharuskan menunda sarapan dan mempercepat jadwal makan malam selama satu setengah jam. Selain aturan itu, mereka bisa makan sesering yang mereka suka. Tapi para peserta juga diharuskan mengurangi asupan energi, sekitar 2.091 hingga 1.553 kalori per hari.

Peneliti juga menunjuk tujuh orang lainnya, untuk berperan sebagai kelompok kontrol, yang bisa makan seperti biasanya.

Setelah 10 minggu, orang-orang dalam kelompok 'makan waktu terbatas', berhasil mengurangi lemak tubuh sekitar 2 persen. Sementara orang-orang di kelompok kontrol, hanya kehilangan 1 persen.

Johnston mengatakan bahwa ada beberapa kemungkinan mengapa mengubah waktu makan dapat membantu seseorang menurunkan lemak tubuh, termasuk meningkatkan metabolisme, dan memperpanjang periode jeda antara makan malam dan sarapan.

Studi ini diterbitkan 29 Agustus di Journal of Nutritional Science.

Tags