Kamis, 16 Agustus 2018 07:00 WITA

Tak Hanya Melancarkan BAB, Ini 5 Manfaat Pepaya yang Tak Terduga 

Editor: Abu Asyraf
Tak Hanya Melancarkan BAB, Ini 5 Manfaat Pepaya yang Tak Terduga 
Pepaya termasuk buah yang sangat kaya manfaat.

RAKYATKU.COM - Pepaya jadi buah paling laris pada bulan Ramadan. Itu seiring menjamurnya pedagang es buah. Pepaya juga dikenal buah yang efektif melancarkan buang air besar (BAB).

Tidak banyak yang tahu bahwa buah yang kaya akan vitamin A, zat besi, fosfor, kalium, protein, dan karbohidrat itu punya banyak manfaat yang tak teduga. Pepaya juga ternyata berkhasiat sebagai nutrisi antikanker. 

Pepaya juga bisa dimanfaatkan sebagai obat bekas gigitan ular berbisa, obat demam dan malaria, mengatasi konstipasi, melawan cacing dan parasit dalam tubuh, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Berikut manfaat lain pepaya seperti dikutip dari Livestrong:

1. Membantu Pencernaan

Enzim papain dalam pepaya mampu memecah protein dari makanan yang Anda makan menjadi asam amino yang disebut peptida. Asam amino penting untuk fungsi setiap sel dalam tubuh Anda. Untuk orang dengan masalah pencernaan, papain dapat membantu meringankan gejala tersebut.

2. Mengatasi Peradangan

Selain sebagai antiinflamasi. Enzim papain dalam bentuk suplemen adalah obat alami untuk cedera olahraga karena mampu mengurangi nyeri dan pembengkakan serta mempercepat penyembuhan. 

3. Antioksidan

Pepaya mengandung antioksidan pengikat radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel dan masalah kesehatan lainnya. Jus pepaya juga dapat memberikan perlindungan terhadap stres oksidatif.

4. Tangkal Hipertensi

Dalam studi phytotherapy ditemukan potensi manfaat pepaya untuk mengobati tekanan darah tinggi. Ekstrak pepaya juga menghasilkan penurunan tekanan arteri. Sementara ekstrak daun pepaya diketahui lebih efektif daripada hydrallazine, obat yang biasa diberikan pada penderita tekanan darah tinggi.

5. Mengobati Kista

Menurut temuan dari University of Maryland Medical Center, pepaya dapat mengobati gangguan reproduksi pada wanita, terutama kista dan fibrosis sistik. Nama yang terakhir disebut merupakan penyakit genetik kronis dan progresif yang menyebabkan tubuh memproduksi lendir abnormal tebal dan lengket. 

Pepaya juga sumber utama papain, enzim pencerna protein. Papain bisa bantu pasien fibrosis sistik yang alami masalah pencernaan.

6. Efektif untuk Peradangan

Dokter spesialis otolaringologi, Murray Grossan, menyatakan bahwa papain membantu mengurangi peradangan, pembengkakan, dan penipisan lendir pada pasien dengan kondisi telinga, hidung, dan tenggorokan bermasalah. 

Dia menambahkan enzim proteolitik dalam pepaya mengurangi penyumbatan di sekitar tabung estachius yang menghubungkan telinga bagian tengah ke bagian belakang tenggorokan.

Papain juga menipiskan lendir dan membantu pengaliran cairan di telinga bagian dalam dan hidung. Buah ini juga bagus dikonsumsi untuk mereka yang mengalami masalah sinusitis dan sakit pada tenggorokan.