Kamis, 09 Agustus 2018 14:54 WITA

Meningkatkan Jumlah Sperma Ternyata Sesederhana Memilih Celana

Editor: Suriawati
Meningkatkan Jumlah Sperma Ternyata Sesederhana Memilih Celana
INT

RAKYATKU.COM - Mengenakan celana dalam yang longgar bisa menjadi cara sederhana bagi pria untuk meningkatkan jumlah sperma dan hormon yang mengendalikannya.

Dalam sebuah penelitian terhadap 656 pria, peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health menemukan bahwa pengguna boxer pendek memiliki konsentrasi sperma 25% lebih tinggi daripada pria yang menggunakan pakaian dalam ketat.

Suhu dingin di sekitar testis bisa menjadi alasannya. Produksi sperma diketahui sensitif terhadap suhu di atas 34C.

Para ahli mengatakan perubahan gaya hidup sederhana ini dapat meningkatkan kesuburan pria.

Penelitian ini juga menemukan bahwa hormon yang bertugas memberitahu testis untuk membuat sperma, yang disebut hormon perangsang folikel (FSH), 14% lebih rendah di pemakai pakaian ketat.

Penemuan ini menunjukkan bahwa hormon ini mulai bekerja ketika diperlukan, untuk mengimbangi peningkatan suhu skrotum dan mengurangi jumlah sperma dalam pakaian ketat.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction.

Namun terlepas dari jenis celana yang dipakai, jumlah sperma tetap berada dalam kisaran normal.

Tapi Allan Pacey, profesor andrologi, dari Universitas Sheffield, yang tidak terlibat dalam penelitian itu mengatakan bahwa beralih dari celana dalam ketat ke longgar mungkin membantu beberapa pria yang ingin menambah produksi sperma.

"Itu menunjukkan bahwa celana ketat memiliki efek dan menunjukkan bahwa ada hal yang relatif murah dan mudah yang dapat dilakukan pria untuk mencoba dan memperbaiki situasi mereka," katanya.