Kamis, 09 Agustus 2018 01:30 WITA

Cara Benar Mencukur Bulu Kemaluan agar Tidak Menimbulkan Rasa Gatal

Editor: Abu Asyraf
Cara Benar Mencukur Bulu Kemaluan agar Tidak Menimbulkan Rasa Gatal
Gel lidah buaya bisa mengobati rasa gatal pasca mencukur bulu kemaluan.

RAKYATKU.COM - Banyak orang yang malas mencukur bulu kemaluan karena adanya efek samping. Sudah rahasia umum bahwa akan timbul rasa gatal sehabis mencukur bulu kemaluan. 

Sebenarnya, rasa gatal itu muncul karena kesalahan cara mencukur dan alat yang digunakan saat mencukur tidak bersih. Berikut beberapa tips untuk menghindari dan mengobati rasa gatal tersebut: 

1. Gunting terlebih dahulu

Jika rambut kemaluan Anda cukup panjang, baiknya Anda bisa menggunting terlebih dahulu. Untuk kenyamanan, Anda bisa memotong hingga 0,5 cm. Hal ini bertujuan supaya proses mencukur lebih mudah dilakukan. Pastikan juga kalau cukuran dan pisaunya bersih. Cukuran yang sudah lama dikhawatirkan akan menimbulkan karat dan menyebabkan iritasi jika terkena kulit.

2. Gunakan krim

Untuk mencegah rasa gatal sehabis bercukur, baiknya pakai pisau cukur khusus untuk rambut kemaluan. Pisau cukur yang dijual di pasaran umumnya ditujukan untuk mencukur kulit yang lebih tebal, seperti area kaki dan wajah pria.

Selain itu, Anda bisa menggunakan krim untuk mempermudah proses cukur. Gunakan krim atau lotion bebas wewangian guna mencegah munculnya iritasi atau gatal. Dengan memakai krim pencukur, krim tersebut dapat melembutkan rambut-rambut kemaluan dan mencukur akan lebih mudah dilakukan.

3. Cukur perlahan

Tahap berikutnya, cobalah untuk membilas pisau cukur dengan air hangat yang berguna untuk membuka pori-pori kulit. Gores dan gerakan pisau cukur secara perlahan, jangan menggores dan menekan pisau ke kulit terlalu kencang. Ketika Anda menekan cukuran terlalu kencang, rambut bisa terbawa ke bagian kulit yang lain dan akhirnya menyebabkan rasa gatal pada kulit kemaluan.

4. Gel lidah buaya

Setelah Anda selesai mencukur, Anda bisa membilas bagian intim menggunakan air dingin guna menutup pori-pori yang sebelumnya terbuka. Bilas dan pijat dengan lembut, lalu Anda bisa mengeringkannya dengan handuk bersih. Disarankan untuk memberikan gel lidah buaya yang banyak digunakan untuk menenangkan kulit sensitif dan bisa mencegah rasa sakit di kulit sehabis mencukur.

Cara mengobati rasa gatal

1. Pakai timun

Buah timun memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk mengatasi rasa sakit dan gatal di kulit. Timun juga mengandung vitamin C dan K yang bisa meredakan rasa gatal sehabis mencukur. Cara menggunakannya, ambil timun segar, dan iris secara vertikal. Masukan irisan timun ke dalam kulkas selama 30 menit, lalu gosokan pada kulit yang gatal sekitar kemaluan. Ulangi sampai Anda meraskan gatal pada bagian intim mereda.

2. Cuka apel

Khasiat cuka apel sama halnya dengan khasiat timun, yaitu sama-sama mengandung zat anti-inflamasi. Zat tersebut, berguna baik untuk mengurangi rasa gatal dan iritasi akibat mencukur. Kandungan asam asetat cuka apel juga bisa mencegah risiko infeksi pada kulit.

Cara penggunaannya, bisa dilakukan dengan mengambil kapas dan dioleskan sedikit ke cuka apel. Lalu, bilas pada bagian kulit kelamin yang terkena. Hal ini memang akan menyebabkan sedikit rasa perih, tapi baik untuk mengobati gatal. Setelah itu, Anda bisa membilas dengan air dingin dan ulangi sebanyak tiga kali dalam sehari.

3. Kompres es dingin

Cara mengobati rasa gatal sehabis mencukur yang satu ini cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya memerlukan batu es, handuk atau kain tipis. Bungkus dan ikat kain yang telah terisi oleh beberapa buah es batu. Setelahnya, Anda bisa meletakan kompresan es di kulit yang terasa panas atau gatal selama beberapa menit untuk meredakannya.