Selasa, 07 Agustus 2018 19:54 WITA

Cara Sederhana Menghitung Tanggal Persalinan

Editor: Suriawati
Cara Sederhana Menghitung Tanggal Persalinan
INT

RAKYATKU.COM - Salah satu hal yang mungkin Anda ketahui setelah memeriksakan kehamilan untuk pertama kalinya adalah waktu pesalaninan atau EDD.

Bagaimana itu dihitung? EDD dihitung berdasarkan tanggal siklus menstruasi terakhir Anda, yang biasanya disebut sebagai (HPHT= Hari Pertama Haid Terakhir).

Kehamilan biasanya berlangsung selama 40 minggu dari HPHT. Namun jika dihitung dari waktu pembuahan, maka itu hanya 38 minggu.

Sebenarnya menghitung tanggal persalinan sangat mudah. Anda hanya harus mengurangkan 3 bulan dari hari pertama HPHT Anda dan kemudian menambahkan 7 hari ke tanggal ini. Ini berlaku jika HPHT Anda berada pada bulan April hingga Desember, yang berarti bahwa persalinan Anda akan terjadi pada tahun berikutnya.

Tapi jika HPHT Anda pada bulan Januari hingga Maret, maka rumusnya beda lagi, Anda harus menambahkan sembilan bulan, dan tujuh hari dari HPHT Anda.

Tapi ini hanya perkiraan medis, dan hanya berlaku untuk Anda yang memiliki siklus menstruasi teratur. Bayi Anda bisa lahir kapan saja setelah 37 minggu, kadang-kadang 38 minggu, secara alami. 

Alasannya adalah bahwa kehamilan dihitung dari dua minggu sebelum Anda benar-benar hamil (yaitu dari saat siklus menstruasi baru telah dimulai).

Penelitian telah menunjukkan bahwa hanya 1 dari 20 bayi yang lahir pada EDD yang diperkirakan.

Lantas bagaimana dengan wanita yang memiliki siklus haid tidak teratur? Pemeriksaan ultrasound pada tahap awal kehamilan akan membantu.