Selasa, 07 Agustus 2018 02:36 WITA

Pertolongan Pertama Diare, Begini Cara yang Tepat

Editor: Aswad Syam
Pertolongan Pertama Diare, Begini Cara yang Tepat
Ilustrasi

RAKYATKU.COM – Diare, merupakan gangguan di mana tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair setidaknya 3 kali dalam 24 jam. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan diare, misalnya karena keracunan makanan, mengonsumsi makanan tertentu, salah minum obat, stres, minum alkohol, infeksi bakteri dan penyebab lainnya.

Bila penderita masih dapat minum, maka cairan tubuh yang hilang dapat tergantikan. Tetapi bila penderita tidak mau minum dan sering muntah, maka cairan tubuhnya akan cepat hilang dan terjadilah gejala dehidrasi.

Gejala Diare
Dilansir dari Doktersehat, ada banyak gejala diare yang berbeda. Anda mungkin hanya mengalami salah satunya atau kombinasi dari semuanya. Gejala-gejalanya tergantung pada penyebabnya. Sangat umum untuk merasakan satu atau beberapa hal berikut ini:

  • Mual
  • Sakit perut
  • Kram
  • Kembung
  • Dehidrasi
  • Demam
  • Tinja berdarah
  • Dorongan yang sering untuk mengeluarkan isi perut Anda
  • Volume tinja besar
  • Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda mengalami gejala-gejala ini.

Cara Mencegah Diare

Meskipun diare dapat terjadi karena berbagai alasan, ada tindakan yang dapat diambil untuk mencegahnya:

Anda dapat menghindari diare akibat keracunan makanan dengan mencuci alat memasak dan sering menyajikan makanan di tempat yang sama.
Sajikan makanan segera setelah menyiapkannya.
Dinginkan sisa makanan dengan segera.
Selalu mencairkan makanan beku di kulkas.

Pertolongan Pertama Diare
Berikut ini cara memberikan pertolongan pertama pada diare yang tepat:

1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Pertolongan pertama pada muntaber atau diare untuk orang dewasa, bisa penuhi cairan tubuh dengan minuman seperti jus buah, teh hangat campur madu, soda, sports drink, dan kaldu jernih. Hindari susu, minuman yang mengandung susu, alkohol, jus apel, dan kafein saat terkena diare dan 3-5 hari setelah Anda sembuh dari diare. Pastikan Anda mengonsumsi lebih banyak cairan, setelah lebih banyak kehilangan cairan tubuh saat terkena diare.

2. Minum oralit
Pertolongan pertama muntaber atau diare dengan memberikan oralit juga bisa membantu meredakan penyakit diare. Anda bisa melarutkan satu sachet oralit dengan 200 ml air hangat. Perlu diingat bahwa cairan ini hanya bisa digunakan selama 24 jam saja, jika sudah lebih dari 24 jam, Anda harus membuat cairan oralit yang baru. Anda juga bisa membuat cairan oralit sendiri. Caranya dengan melarutkan satu sendok gula dan seperempat sendok garam dengan 200 ml air hangat. Untuk dehidrasi ringan, bisa minum oralit 50 ml per 1 kg berat badan. Sementara untuk dehidrasi sedang, berikan oralit 100 ml per 1 kg berat badan.

3. Istirahat
Saat terkena diare, pertolongan pertama pada diare dewasa adalah dengan menghindari kegiatan-kegiatan berat. Istirahatlah total di rumah dan hentikan kesibukan Anda selama beberapa saat hingga sembuh.

4. Konsumsi makanan yang tepat
Berikan makanan yang mudah dicerna seperti pisang kepada anak-anak atau bayi. Sementara untuk dewasa, konsumsi makanan yang rendah serat dan semisolid agar bisa segera menyembuhkan penyakit diare Anda. Satu lagi yang penting, hindari makanan pedas, berminyak, dan berlemak.

5. Saatnya menghubungi dokter
Anda harus segera menghubungi dokter, jika mengalami hal-hal berikut ini:

  • Pertama, ketika sudah mengalami dehidrasi parah
  • Kedua, saat sudah muntah berulang kali atau sakit perut yang tak kunjung sembuh.
  • Ketiga, jika ada darah dalam feses atau feses berwarna hitam.
  • Keempat, jika mengalami demam.
  • Kelima, jika diare yang dialami seorang anak tidak berkurang setelah 24 jam atau ketika diare yang dialami orang dewasa tidak sembuh setelah 2-3 hari.

Memiliki pengetahuan umum tentang memberikan pertolongan pertama diare yang tepat sangat penting agar kondisi diare tidak semakin parah atau malah berakibat fatal. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!