Senin, 06 Agustus 2018 09:06 WITA

Model Muda ini Melihat Keindahan di Balik Kulit Kendornya

Editor: Suriawati
Model Muda ini Melihat Keindahan di Balik Kulit Kendornya
Sara Geurts (Instagram)

RAKYATKU.COM - Sebagian besar dari kita terlalu kritis terhadap penampilan kita, terutama soal jerawat, keriput, bekas luka, dan berbagai masalah kulit lainnya. Tetapi bagaimana jika kita dapat menemukan cara untuk melihat apa yang disebut ketidaksempurnaan sebagai bagian indah dari diri sendiri?

Itulah yang dilakukan Sara Geurts, model berusia 27 tahun dari Minneapolis. Geurts hidup dengan sindrom Ehlers-Danlos (EDS), sekelompok gangguan jaringan ikat yang dapat bermanifestasi dalam berbagai cara.

EDS memiliki 12 subtipe, dan dua telah mempengaruhi Geurts. Efek yang paling terlihat adalah melambatnya produksi kolagen dan menyebabkan kulitnya menjadi keriput.

Butuh bertahun-tahun bagi Geurts merasa nyaman dengan kulitnya sendiri. Sekarang, dia menggunakan karir modelingnya untuk membantu membangun kesadaran tentang EDS dan mendorong body positivity untuk semua orang.

"Saya menganggapnya sebagai hal yang paling indah yang pernah ada sekarang," kata Geurts pada Health.com. "Tapi jika Anda bertanya padaku tiga atau empat tahun yang lalu, saya akan ditutupi dengan T-shirt dan mungkin menepis pertanyaan."

 

A post shared by Sara Geurts (@sarageurts) on

Guerts didiagnosis pada usia 10 tahun, ketika sangat sedikit informasi yang tersedia tentang EDS. Karena tidak bisa mendapatkan jawaban yang dia butuhkan tentang gangguan itu, dia menghabiskan bertahun-tahun menyembunyikan kulitnya dan menghindari semua pembicaraan tentang kondisi yang menyebabkannya.

Itu semua berubah setelah Guerts mengalami perpisahan, yang membuatnya mengevaluasi kembali hubungannya, bahkan dengan dirinya sendiri.

Dengan bantuan dari teman-teman dan keluarganya, ia mulai berdamai dengan bagian-bagian dirinya yang selalu dianggapnya cacat.

 

A post shared by Sara Geurts (@sarageurts) on

Dia juga mengucapkan selamat tinggal kepada teman-teman yang hanya memberikan kekuatan negatif dalam hidupnya dan berhenti memperhatikan media yang tidak membantu menegaskan cinta-dirinya.

“Ketika saya mulai mengubah visi saya, saya mulai melihat kulit saya sebagai keindahan saya sendiri yang tidak dimiliki orang lain,” katanya.

Beruntung, dia dikelilingi dengan orang-orang yang mendukungnya. Dia mengatakan pacarnya, Briana Berglund, yang juga mengambil semua foto-fotonya telah menjadi salah satu pendukung terbesarnya.

Geurts mengatakan dia memilih untuk menggunakan foto kulitnya untuk meningkatkan kesadaran EDS karena dia tahu itu akan menarik perhatian orang, tapi dia juga ingin dunia tahu bahwa tidak semua pasien EDS terlihat seperti dia.

EDS dapat mempengaruhi setiap area tubuh yang memiliki jaringan ikat, yang termasuk kulit, juga otot, tendon, ligamen, pembuluh darah, dan organ.

Guerts juga berharap bahwa karier modelingnya mengilhami siapa saja yang melawan ketidakamanan untuk mencintai diri mereka sendiri.

"Saya percaya setiap orang unik dan cantik dengan caranya sendiri," katanya. “Saya tidak benar-benar percaya pada ketidaksempurnaan. Saya merasa bahwa setiap karakteristik, baik fisik atau mental, adalah bagian dari siapa Anda, dan Anda perlu merayakannya.”