Minggu, 05 Agustus 2018 02:30 WITA

Kebiasaan Sepele Ini Bisa Hancurkan Kehidupan Seks

Editor: Adil Patawai Anar
Kebiasaan Sepele Ini Bisa Hancurkan Kehidupan Seks

RAKYATKU.COM - Selama ini pasangan selalu meributkan hal-hal besar yang mengganggu kelancaran seks. Misal pada pria adalah masalah kemampuan ereksi. Pria menganggap hilangnya ereksi pada tubuhnya sebagai masalah besar yang membuat kehidupan seksnya usai. Pada wanita, susahnya orgasme selalu menjadi perbincangan yang cukup panas selama ini.

Selain dua permasalahan yang besar di atas ada hal-hal sepele yang sering dianggap remeh. Bahkan saking remehnya pasangan tidak tahu kalau efeknya pada tubuh bisa cukup besar. Bahkan bisa mematikan kemampuan seks pria dan wanita.

Kalau Anda dan pasangan tidak mau mengalami gangguan seks, coba jauhi beberapa masalah sepele di bawah ini.

Seks yang terburu-buru
Setelah memiliki anak, kehidupan seks yang dialami pasangan akan berbeda. Seks tidak bisa dilakukan sembarangan lagi atau kapan saja diinginkan. Seks harus disesuaikan dengan kondisi capai tubuh saat mengurus bayi, bekerja, dan begadang setiap malam kalau anak sedang rewel.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi seks adalah melakukannya dengan terburu-buru. Seks dengan terburu-buru mungkin bisa membuat pria puas. Namun, wanita tidak merasakannya. Dia malah merasa sakit karena belum siap secara seksual. Coba lakukan seks dengan lebih relaks, misal saat mandi bersama.

Tidak mengatur pola makan dengan benar
Sebelum menikah pasangan akan terobsesi memiliki badan yang bagus. Dengan badan bagus, performa seks bisa berjalan dengan lancar. Namun, setelah menikah dan memiliki anak, pasangan cenderung tidak acuh dengan kondisinya dan mulai memakan apa saja sebagai comfort food.

Setelah menikah dan memiliki anak, usahakan untuk tetap mengatur apa yang dimakan dengan baik. Dengan mengaturnya, seks akan tetap berjalan meski usia terus bertambah.

Jarang berolahraga
Masalah olahraga selalu disepelekan oleh banyak orang. Bagi mereka, asal perut tidak buncit atau tidak gemuk, olahraga tidak perlu dilakukan. Pandangan ini salah adanya, olahraga buka perkara tubuh sedang alami obesitas atau tidak, tapi masalah keaktifan sehingga saat seks dilakukan pasangan tidak mudah lelah dan akhirnya letoi di tengah jalan.

Komunikasi dengan pasangan kurang
Seks bukan hanya masalah kontak fisik yang dilakukan oleh pasangan saja. Lebih dari itu, seks juga merupakan komunikasi yang penting. Kalau seks hanya dilakukan dengan penetrasi saja lalu selesai tidak akan berjalan dengan lancar.

Coba lakukan komunikasi yang baik dengan pasangan. Komunikasi yang baik ini bisa dilakukan sebelum seks dilakukan, saat seks, dan setelahnya. Obrolan bisa seputar pekerjaan atau mungkin fantasi seksual.

Tidak bisa berhenti merokok
Pria selalu menganggap rokok sebagai sesuatu yang menandakan kemaskulinan. Padahal rokok membunuh kemampuan dari penis perlahan-lahan. Penis akan mengalami gangguan seperti susah ereksi akibat radikal bebas dan racun yang ikut mengalir di dalam pembuluh darah.

Mengalami stres yang berlebihan
Masalah pekerjaan yang cukup berat hingga membuat pria atau wanita mengalami stres bisa membuat mereka tidak bisa menikmati seks. Kalau Anda merasa memiliki tekanan berat coba untuk berkomunikasi atau curhat dengan pasangan.

Mungkin setiap pembicaraan tidak akan memecahkan masalah. Namun, Anda tidak akan merasa sendiri lagi.

Sering masturbasi
Setelah menikah, pasangan kadang masih sering melakukan masturbasi. Masturbasi dengan kontrol yang baik mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun, kalau sampai menyebabkan gangguan pada kemaluan atau seks, Anda harus segera mengakhirinya dengan segera.

Tags