Sabtu, 04 Agustus 2018 17:19 WITA

Tikus Telanjang Bisa Membantu Ilmuwan Memahami Umur Panjang Manusia

Editor: Suriawati
Tikus Telanjang Bisa Membantu Ilmuwan Memahami Umur Panjang Manusia
Foto: Health.com

RAKYATKU.COM - Dalam upaya  untuk mengungkap rahasia pubertas dan kesehatan manusia, para ilmuwan melakukan penelitian pada tikus-tikus kecil yang tak berbulu.

Tikus telanjang dilaporkan memiliki umur lebih dari 30 tahun, atau hampir delapan kali dari tikus biasa. Selain itu mereka juga memiliki risiko kematian yang sangat rendah.

Jadi para peneliti di seluruh dunia telah bertanya bagaimana makhluk kecil yang aneh itu menentang proses penuaan.

Sekarang, tim di Leibniz Institute on Aging di Jerman mengatakan telah menemukan hubungan antara reproduksi dan umur panjang pada tikus-tikus telanjang.

Koloni tikus-tikus telanjang memiliki dua breeder dan sekitar 300 non breeder. Breeder hidup lebih lama daripada nonbreeder, dan mereka tetap subur sepanjang hidup mereka.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa ketika tikus-tikus tanah yang telanjang dewasa menjadi breeder, itu mengubah tingkat penuaan mereka, yang berarti bahwa peternak dapat hidup lebih lama daripada nonbreeder," kata peneliti.

"Ini mengejutkan, karena bukti dari spesies lain menunjukkan bahwa reproduksi, yang menjamin kelangsungan hidup spesies secara keseluruhan, mengurangi masa hidup individu."

peneliti mengatakan, penyelidikan lebih dalam tentang genetika tikus telanjang dapat memperluas pengetahuan tentang pematangan seksual manusia.

"Ini berpotensi membantu kita lebih memahami pematangan seksual pada manusia, di mana permulaan pubertas bervariasi antara individu dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti stres dan nutrisi," kata peneliti.

Penelitian ini diterbitkan dalam edisi 1 Agustus BMC Biology.