Selasa, 31 Juli 2018 08:00 WITA

BNNP Sulsel

'Ngelem', Narkoba Anak Jalanan

Editor: Adil Patawai Anar
'Ngelem', Narkoba Anak Jalanan

RAKYATKU.COM - Fenomena anak-anak “Ngelem” saat ini kian marak tidak hanya terjadi di Ibu kota Jakarta dan kota- kota besar lainnya, tapi juga telah sampai ke daerah bahkan sampai ke Desa-desa yang jauh dari kota.

Perilaku buruk ini dengan cepat di “Adopsi” oleh anak-anak yang masih dalam usia sekolah (12-15 tahun). Mereka pada umumnya duduk di bangku SMP, hampir semua daerah saat ini telah dilanda
permasalahan ini namun belum nampak adanya upaya pencegahan atau penanggulangan yang dilakukan.

Padahal jika hal ini dibiarkan maka dampaknya tidak hanya bagi si pelaku “Ngelem” tapi juga akan menimbulkan kerawanan sosial. Perilaku menghirup Lem kini sudah bukan sesuatu yang asing bagi kalangan anak-anak dan remaja.

Bahkan mereka tidak merasa risih lagi menghirupnya di tempat-tempat umum seperti: Terminal, perempatan jalan,jembatan penyeberangan, lapangan, parkiran dan tempat-tempat lain yang
relative sepi dari perhatian orang banyak, mereka tidak menggunakan sendiri-sendiri tapi kadang beberapa orang yang sudah merupakan teman bergaulnya, karena untuk mendapatkan lem, mereka juga kadang membelinya secara patungan.

Beberapa jenis lem yang sering disalahgunakan oleh anak-anak ini sesungguhnya adalah lem yang banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga,jenis lem perekat yang disalahgunakan ini
memiliki ciri khas aroma yang tajam dan menyengat,cara penggunaannya dengan memasukkan ke dalam plastik kemudian dihirup,ada juga yang langsung menghirupnya dari kaleng, cara seperti ini adalah termasuk metode inhalasia atau inhaler yang dengan cepat bisa masuk ke dalam susunan syaraf pusat (Otak).

inilah yang membuat pengaruh “Ngelem” bisa dengan cepat memberikan efek. Menghirup aroma lem adalah bentuk penyalahgunaan dari fungsi lem itu sendiri, setelah satu jam kemudian maka timbullah efek halusinasi yang dapat berlangsung selama 12 jam, disaat terjadi halusinasi ini maka penyalahguna merasakan daya khayal atau imajinasi yang meningkat melalui pendengaran dan penglihatannya mereka pada umumnya merasakan sesuatu yang sesungguhnya tidak ada ,efek lain yang dirasakan adalah memberikan rasa tenang dan perasaan nyaman.

Loading...

Lysergic Acid Diethylamide (LSD) adalah salah satu Zat yang terdapat di dalam lem, zat ini termasuk di dalam golongan halusinogen, sesungguhnya LSD adalah zat yang tidak berwarna dan
berbau sehingga jika bercampur dengan bahan lain tidak akan memberi rasa dan warna pada bahan tersebut.

Satu hal yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa perilaku “Ngelem” ini juga pada akhirnya menimbulkan adiksi atau kecanduan yang mengakibatkan terjadinya ketergantungan, sehingga penggunanya akan menggunakan terus menerus dalam waktu yang panjang dan akhirnya berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental.

Menjadi kewajiban kita semua untuk memikirkan dan mencari solusi terbaik dari permasalahan ini,kita dapat memualainya dengan memberikan pengawasan dan edukasi tentang bahaya Ngelem ini.

Jika sudah terjadi kecanduan yang parah maka secepatnya kita periksakan untuk mendapatkan rehabilitasi medis dan sosial, dengan begitu kita telah menyelamatkan generasi kita dari kehancuran karena Narkoba, Katakan tidak pada Narkoba# STOP NARKOBA !!!

Oleh: ISHAK ISKANDAR, SKM., M. Kes
Kepala Seksi Pencegahan Bidang P2M BNN Prov. Sulsel

Loading...
Loading...