Senin, 23 Juli 2018 08:00 WITA

4 Tips agar Anak Makin Kreatif dan Cerdas

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
4 Tips agar Anak Makin Kreatif dan Cerdas

RAKYATKU.COM - Hari Anak Nasional jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahun. Dalam rangka menyambut sekaligus merayakan momen penting ini, setiap orang tua wajib terus berupaya untuk meningkatkan kecerdasan dan kreativitas si Kecil sejak dini.

Tidak dimungkiri, menunjang tumbuh kembang anak dalam hal apa pun bukanlah perkara yang mudah. Kedua orang tua perlu melakukan usaha sekuat tenaga, agar si Kecil terus mendapatkan perilaku pola asuh yang sesuai.

Setiap anak memiliki ciri khas tersendiri dalam melewati proses tumbuh kembangnya. Ini berarti, tingkat kecerdasan dan kreativitas masing-masing anak akan berbeda satu sama lain.

Nah, dalam upaya mengoptimalkan kecerdasan dan kreativitas anak, berikut beberapa tips yang bisa orang tua terapkan:

1. Berikan anak menu sehat dan bergizi seimbang setiap hari

Makanan merupakan sumber gizi utama yang berperan dalam menunjang tumbuh kembang si Kecil. Jadi, agar organ tubuh, termasuk otak si kecil berkembang dengan lebih baik, orang tua wajib memberikan menu sehat dan bergizi seimbang setiap hari.

“Produk olahan susu, serealia gandum, oat, kacang-kacangan, kuning telur, selai kacang, ikan salmon, sayur, dan buah dapat memberikan nutrisi tinggi untuk perkembangan otak,” kata dr. Dyah Novita Anggraini.

2. Terapkan perilaku aktif sejak dini

Sebagai orang tua yang menginginkan anak dengan kecerdasan dan kreativitas tinggi, Anda wajib membiasakan si Kecil untuk hidup aktif sejak dini. Jangan biarkan anak bermalas-malasan sepanjang hari. Ajaklah berolahraga atau melakukan aktivitas yang menyenangkan.

Jika si Kecil hobi bermain air, berenang bisa menjadi aktivitas menyenangkan yang juga turut membuatnya aktif bergerak. Namun, jika dirinya lebih suka bermain di tanah lapang, sepak bola atau kegiatan menyehatkan lainnya bisa Anda pilih sesuai minat si Kecil.

3. Kenalkan buku-buku yang menarik

Berikan beberapa pilihan buku yang menarik perhatian si Kecil. Pastikan pula ia memiliki waktu khusus untuk “bermain” dengan buku-buku tersebut hingga akhirnya terbiasa.

Jika dirasa sulit untuk mengenalkan buku secara langsung, orang tua dapat menyiasatinya dengan membacakan dongeng ketika hendak tidur. Ini akan membuat si Kecil terpacu untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai buku dongeng yang orang tua bacakan padanya.

Jika rasa penasaran si Kecil sudah mulai tumbuh, ia mungkin akan bertanya beragam hal mengenai dongeng yang dibacakan oleh orang tuanya. Selanjutnya, diskusikan bersamanya dengan bahasa yang mudah dimengerti. Menurut dr. Nitish Basant Adnani dari KlikDokter, perilaku ini akan membuat imajinasi anak terus berkembang.

4. Pastikan waktu tidur anak terus terpenuhi

Cukupi waktu tidur anak setiap hari, karena tidur yang cukup membuat proses tumbuh kembang otak menjadi lebih baik. Di samping itu, tidur yang cukup juga turut menjaga kesehatan, serta mengoptimalkan pertumbuhan otot dan jaringan pendukung pada tubuh si Kecil.

“Waktu tidur untuk anak usia 0-3 bulan adalah 15-18 jam; 4-11 bulan adalah 15 jam; 1-2 tahun selama 11-14 jam; 3-5 tahun selama 11-13 jam; 6-13 tahun selama 9-11 jam; 13-18 tahun selama 8-9 jam,” kata dr. Anita Amalia Sari dilansir KlikDokter.

Waktu tidur tersebut dapat Anda bagi menjadi tidur siang selama beberapa saat, kemudian dilanjutkan dengan tidur malam dengan durasi yang lebih lama.