Rabu, 18 Juli 2018 15:04 WITA

Kenali Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B1

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Kenali Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B1
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM - Vitamin B1 salah satu yang dibutuhkan oleh tubuh, yang bertugas untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh serta berperan penting dalam proses mengubah makanan menjadi energi. 

Vitamin yang biasa disebut Tiamin ini tidak diproduksi secara alami oleh tubuh, sehingga Anda perlu mendapatkannya dari makanan atau suplemen tambahan.

Kekurangan nutrisi, termasuk vitamin B1, bisa menyebabkan tubuh tidak dapat bekerja secara normal. Beberapa kondisi kesehatan juga bisa menyebabkan seseorang lebih rentan kekurangan tiamin (defisiensi vitamin B1), seperti kecanduan alkohol, memiliki diabetes atau HIV/AIDS, penggunaan obat diuretik dalam dosis tinggi, melakukan operasi bariatrik, dan faktor usia.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa tubuh mereka kekurangan vitamin B1. Bahkan tanda-tanda kekurangan Tiamin ini sering kali diabaikan. Apa saja tandanya? Berikut penjelasannya yang dikutip dari Hello Sehat:

1. Nafsu makan BErkurang
Gejala dan tanda paling awal bila seseorang mengalami kekurangan tiamin adalah hilangnya nafsu makan. Tiamin memainkan peran penting dalam mengatur rasa lapar dan kenyang pada hipotalamus di otak.

Jika kebutuhan tiamin tidak terpenuhi, maka otak akan kebingungan untuk menentukan Anda sedang lapar atau tidak, sehingga lama-kelamaan nafsu makan menurun. Bila kondisi ini terus dibiarkan, berat badan pun kian menurun dan bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan lain.

2. Mudah lelah
Selain nafsu makan menurun, kelelahan juga menjadi gejala yang paling umum dirasakan oleh orang kekurangan tiamin. Nafsu makan turun bisa membuat tubuh kekurangan energi juga, akhirnya Anda akan cepat lelah.

Kondisi ini bisa terjadi secara bertahap bahkan tiba-tiba. Tergantung pada seberapa banyak jumlah tiamin yang hilang, semakin banyak maka rasa lelah yang Anda rasakan akan semakin besar. Selain itu, kondisi ini bisa memengaruhi suasana hati yang biasanya terjadi dalam beberapa hari atau minggu.

Ada banyak kondisi kesehatan yang memungkinkan tubuh menjadi lebih mudah lelah. Jadi, bila Anda mengalami gejala ini sebaiknya jangan abaikan untuk segera memeriksakan kesehatan Anda ke dokter.

3. Kesemutan
Kekurangan tiamin dapat memengaruhi saraf motorik. Jika tidak segera diatasi, akan terjadi kerusakan pada sistem saraf yang bisa menyebabkan perubahan pada refleks di tubuh Anda.

Berkurangnya refleks sering kali terjadi pada lutut, pergelangan kaki, dan lengan atas, serta dapat memengaruhi koordinasi dan kemampuan Anda untuk berjalan dengan baik dan benar.

Gejala lain yang meliputi adalah kesemutan yang tidak normal, yang disebut juga dengan paresthesia. Anda mungkin akan merasakan sensasi terbakar atau ditusuk, baal, geli dan gatal sekaligus pada kaki atau tangan. Kondisi ini bisa terjadi pada fase awal defisiensi vitamin B1 bila saraf perifer telah mengalami kerusakan.

4. Pandangan kabur
Salah satu penyebab pandangan kabur adalah kekurangan tiamin. Kondisi terjadi akibat adanya pembengkakan pada saraf mata yang akhirnya mengganggu penglihatan, pandangan jadi kabur (buram), hingga kebutaan.

Pada beberapa kasus, pandangan kabur dan kehilangan kemampuan untuk melihat dikaitkan dengan kekurangan tiamin yang cukup parah.

5. Denyut jantung melemah dan sesak napas
Tiamin memengaruhi denyut jantung agar tetap normal. Bila tiamin dalam tubuh tidak tercukupi, akan ada perubahan denyut jantung sehingga menjadi lebih lambat. Kondisi ini bisa menyebabkan meningkatnya rasa lelah dan pusing, bahkan membuat Anda mudah pingsan.

Melambatnya denyut jantung tersebut kian lama bisa memengaruhi fungsi jantung sehingga bisa menyebabkan sesak napas bila Anda sedang melakukan aktivitas yang cukup berat. Walaupun jarang, defisiensi juga bisa menyebabkan gagal jantung karena jantung menjadi kurang efisien dalam memompa darah sehingga cairan di paru-paru menjadi menumpuk.

6. Menyebabkan delirium
Para ahli sepakat bahwa kekurangan tiamin dapat menyebabkan delirium, yaitu kondisi yang menyebabkan kebingungan, kesadaran menjadi berkurang, dan tidak mampu untuk berpikir jernih.

Dalam kasus yang parah, kekurangan vitamin B1 bisa meningkatkan risiko sindrom Wernicke-Korsakoff. Sindrom ini umumnya sering terjadi pada orang yang kekurangan tiamin akibat kecanduan alkohol dan orang lanjut usia.