Rabu, 11 Juli 2018 16:47 WITA

Mengenal Heatstroke dan Gejalanya

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Mengenal Heatstroke dan Gejalanya

RAKYATKU.COM -  Heatstroke atau sengatan panas merupakan suatu kondisi kegawatan yang terjadi ketika suhu tubuh terlalu panas, disertai hilangnya kemampuan tubuh untuk menurunkan suhu. Pada kondisi heatstroke, suhu tubuh bisa meningkat hingga mencapai 40 derajat Celcius atau lebih.

Umumnya, heatstroke disebabkan oleh paparan terhadap suhu panas di luar tubuh dalam jangka waktu lama. Namun, heatstroke juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik atau olahraga berat di cuaca yang panas.

Secara umum, heatstroke datang secara bertahap dan mempengaruhi pengaturan suhu tubuh. Dalam hal ini, tubuh seolah akan memanas karena kondisi sekitar. Anda yang merasa kepanasan di dalam ruangan dimana tidak tersedia pendingin juga berisiko terkena heatstroke.

Secara perlahan Anda akan menyadari tubuh terasa semakin tidak enak akibat rasa panas yang melanda. Selain itu, ada juga jenis panas yang terjadi karena tubuh tak bisa mengontrol suhu dan tidak mampu mengeluarkan keringat. Hal ini biasanya identik terjadi pada atlet dan pekerja kasar.

Dikatakan oleh dr Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, heatstroke terjadi jika dehidrasi tidak diatasi dengan cepat. Namun, sebelum heatstroke terjadi, terdapat dua kondisi penyakit, yakni;

1. Heat Cramp
Yaitu kram akibat kenaikan suhu tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi ditandai dengan kram otot keringat berlebihan dan dehidrasi.

2. Heat Exhaustion
Yaitu kelelahan akibat kenaikan suhu tubuh. Jika heat cramp tidak diatasi dengan cepat, maka bisa terjadi keadaan heat exhaustion ini.

Menurut Luke Pryor, peneliti dari Central California Sports Sciences Institute, Amerika Serikat, ketika organ tubuh terlalu panas, pusat kendali tubuh dapat mengalami kerusakan. Akibatnya, suhu internal tubuh terus meningkat.

“Saat suhu tubuh mencapai 40 derajat Celcius, di situlah hal berbahaya dapat terjadi. Sel-sel di dalam usus Anda akan mengalami kerusakan, kemudian menyumbat zat-zat beracun ke dalam darah, yang selanjutnya dapat menyebabkan sejumlah kegagalan fungsi organ tertentu,” terang Luke.

Adapun gejala lain heatstroke dapat meliputi penurunan kesadaran, kejang, sakit kepala, mual, muntah, bicara cadel, frekuensi napas cepat dan dangkal, peningkatan frekuensi nadi, kulit memerah, serta kulit terasa panas dan kering. Gejala ini biasanya terjadi pada heatstroke yang dicetuskan olahraga berat dapat membuat kulit terasa kering atau sedikit lembap.