Rabu, 11 Juli 2018 03:00 WITA

Anda Suami-Istri, Harus Tahu Posisi Seks yang Mempercepat Peluang Hamil

Editor: Fathul Khair Akmal
Anda Suami-Istri, Harus Tahu Posisi Seks yang Mempercepat Peluang Hamil
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Meskipun tanpa foreplay atau pemanasan dalam bercinta, posisi seks ternyata dapat memengaruhi peluang kehamilan juga. Mungkin sebagian wanita ada yang bisa hamil dengan mudah, bahkan ada juga yang berusaha dengan sekeras apapun agar si wanita bisa hamil. Nah, bagi Anda suami-istri, patut tahu salah satu beberapa posisi seks untuk mempercepat hamil.

Sebenarnya dengan berbagai posisi seks saat bercinta bisa memicu kehamilan, asal sperma mampu bergerak hingga ke sel telur perempuan agar terjadi pembuahan. Sehingga, beberapa posisi seks yang memungkinkan mampu mempercepat gerakan sperma agar lebih mudah mencapai sel telur dan mampu memperbesar peluang terjadinya pembuahan dan kehamilan pada wanita.

Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa posisi seks yg mempercepat hamil.

1. Gerakan Kucing (Man on Top) dan Misionari
Posisi misionari adalah posisi seks ketika bercinta di mana pria berada di atas wanita. Dengan posisi seks demikian, maka bisa memberikan peluang bagi sperma dapat dikeluarkan dengan mudah dan yang masuk ke dalam vagina dan sulit untuk keluar lagi. Posisi seks ini bisa Anda kombinasikan dengan gerakan kucing atau cat. Sebenarnya cat sendiri merupakan singkatan dari Coital Alignment Technique. 

Di mana dalam gerakan ini pria melakukan gerakan maju mundur sambil mencondongkan berat badannya ke arah bahu wanita. Di waktu tersebut, wanita juga mengangkat pinggul sehingga tampak sejajar dengan pinggul pria. Wanita pun juga bisa melakukan gerakan memutar pinggul agar dapat mensimulasi orgasmenya.

2. Doggy Style
Doggy style merupakan teori dari ilmu seksiology yaitu teori penetrasi. Di mana posisi ini, wanita akan berlutut dan di atas kedua tangan pria, setelah itu pria akan memasukkan alat kelaminnya dari belakang. Posisi seks ini mampu memberikan penterasi lebih banyak dibandingkan dengan posisi misionaris, sehingga memberikan peluang besar bahwa sperma mampu menuju ke leher rahim. 

Hal ini dikarenakan bahwa posisi seks ini membuat ujung penis mampu mencapai sebuah ruang antara leher rahim dengan dinding vagina seperti halnya posisi posisi misionaris.