Selasa, 10 Juli 2018 03:29 WITA

Ini Alasannya Pria Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung Ketimbang Wanita

Editor: Aswad Syam
Ini Alasannya Pria Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung Ketimbang Wanita
Ilustrasi penyakit jantung

RAKYATKU.COM – Kecenderungan penyakit menyerang individu memang berbeda-beda. Ada penyakit yang lebih sering menyerang wanita dibanding pria, penyakit itu adalah kanker payudara yang bisa menyebabkan kematian. 

Selain itu migrain atau sakit kepala sebelah juga lebih sering menyerang wanita hingga tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pria.

Berbanding terbalik dengan kondisi di atas, ada beberapa penyakit yang lebih sering menyerang pria hingga wanita. Penyakit itu adalah gangguan jantung yang sangat berbahaya. Menurut penelitian di Amerika, pria berisiko terkena penyakit jantung 2 kali lebih besar ketimbang wanita.

Penelitian tentang penyakit jantung
Sebuah penelitian terkait dengan penyakit jantung terjadi di Amerika, atau tepatnya di Harvard Medical School. Penelitian ini mengambil sampel sekitar 34.000 warga negara Norwegia, dengan berbagai jenis kelamin dan umur. 

Dari penelitian ini, para ilmuwan menemukan fakta kalau pria jauh lebih rentan terkena penyakit jantung apa pun jenisnya.

Temuan ini cukup mencengangkan banyak orang, pasalnya ukuran jantung pria jauh lebih besar ketimbang wanita. Dengan ukuran jantung yang besar harusnya pria lebih kuat organ jantungnya. Lebih lanjut kerja dari jantung wanita lebih banyak memompa darah ke seluruh tubuh hingga 10 persen.

Setelah diteliti dan ditelaah, ternyata ada faktor yang lebih dominan ketimbang ukuran jantung dan volume darah yang dipompa. Faktor itu terdiri dari hormon, gaya hidup, dan kondisi psikologis yang di alami oleh pria atau wanita.

Penyebab pria lebih rentan terkena penyakit jantung
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, ada tiga faktor yang memengaruhi kerentanan pria atau wanita terhadap penyakit jantung. Berikut penjelasan selengkapnya dari Doktersehat.

Gaya hidup
Gaya hidup pria modern banyak sekali yang merugikan kesehatannya. Gaya hidup itu terdiri dari kebiasaan makan yang sembarangan, kebiasaan minum alkohol, dan kebiasaan merokok yang sudah ditekan. Tiga kebiasaan itu menyebabkan terjadinya gangguan pada tubuh khususnya jantung saat memompa darah.

Masih dari penelitian yang sama, pria yang memiliki gaya hidup seperti ini mudah sekali mengalami serangan jantung dan jantung koroner. Dua kombinasi sangat berbahaya karena bisa sebabkan kematian.

Kadar estrogen di dalam tubuh
Kadar estrogen di dalam tubuh wanita lebih tinggi ketimbang tubuh pria. Hormon ini bekerja untuk mengatur siklus haid hingga merangsang pertumbuhan sek tel. Singkatnya estrogen adalah hormon yang bekerja untuk kesuburan wanita.

Selain bertugas untuk masalah kesuburan, hormon estrogen juga bekerja untuk melindungi pembuluh darah. Kondisi penyempitan pembuluh darah tidak akan terjadi sehingga kesehatan kardiovaskular termasuk di dalam ya jantung akan terjaga dengan baik.

Kondisi psikologis
Pria yang bekerja jumlahnya lebih banyak daripada wanita. Bekerja yang dilakukan oleh pria berisiko sebabkan terjadinya stres yang cukup intens. Kalau pria terus mengalami tekanan pada tubuhnya, dia bisa mengalami kenaikan detak jantung atau hipertensi.

Kondisi hipertensi yang terus dialami oleh pria bisa menyebabkan tubuh alam gangguan kardiovaskular. Yang paling buruk adalah serangan pada jantung yang bisa datang kapan saja dan tiba-tiba.

Cara mencegah penyakit jantung
Meski pria lebih rentan terkena penyakit jantung, mereka tetap bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

- Rutin berolahraga setiap harinya. Pria yang pasif cenderung alami obesitas.
- Selalu atur pola makan dengan baik.
- Perbanyak buah dan sayur serta hindari makanan berlemak.
- Sesekali lakukan relaksasi dengan pelesir.