Selasa, 03 Juli 2018 14:45 WITA

Kurma Bisa Menyebabkan Ruam Kulit, dan 3 Efek Negatif Lainnya

Editor: Suriawati
Kurma Bisa Menyebabkan Ruam Kulit, dan 3 Efek Negatif Lainnya

RAKYATKU.COM - Kurma disebut sebagai buah super, yang menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan. Buah ini mengandung karbohidrat, protein, dan serat, serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Buah ini sangat baik untuk pencernaan dan mencegah sembelit. ini juga bisa mencegah kanker, dan sangat dianjurkan untuk ibu menyusui karena bisa meningkatkan produksi ASI.

Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih, buah kurma bisa memberikan efek negatif bagi kesehatan:

1. Menyebabkan ruam kulit
Buah kurma bisa menyebabkan ruam kulit, dan pelakunya adalah sulfit yang ditambahkan ke dalamnya. Sulfit adalah senyawa kimia yang bertujuan untuk menghilangkan bakteri berbahaya dalam buah kering, seperti kurma.

2. Meningkatkan berat badan
Meskipun kurma memiliki serat yang tinggi, buah ini juga memiliki kalori dan kepadatan energi yang relatif tinggi, yaitu 2,8 kalori per gram. Hal ini dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan.

3. Dapat menyebabkan hiperkalemia
Hiperkalemia adalah kondisi dimana kalium terlalu tinggi di dalam darah. Kurma merupakan sumber potasium yang kaya, dan mengkonsumsi buah ini terlalu banyak dapat menyebabkan kondisi ini. Jadi, jika kadar potassium Anda tinggi, hindari kurma!

Kadar potasium darah yang ideal adalah antara 3,2 hingga 5,2 milimol per liter. Tingkat kalium darah lebih dari 7 milimole per liter bisa membahayakan kesehatan dan membutuhkan intervensi medis segera.

4. Bahaya bagi bayi
Kurma terlalu tebal untuk bayi. Buah ini sangat sulit dikunyah dan karena usus mereka masih berkembang, kurma mungkin tidak mudah dicerna. Ini dapat menyebabkan komplikasi. Selain itu, kurma juga dapat menghalangi tenggorokan bayi dan mencekiknya.