Rabu, 27 Juni 2018 10:02 WITA

Apa Itu Herbal Adaptogenik?

Editor: Suriawati
Apa Itu Herbal Adaptogenik?
INT

RAKYATKU.COM - Herbal adaptogenik adalah pengobatan alami yang membantu meningkatkan kesehatan sistem adrenal, mengatur hormon tubuh yang menyebabkan stres.

Adaptogen, kelompok bahan herbal yang unik, memiliki kemampuan untuk menyesuaikan fungsi mereka sesuai kebutuhan spesifik tubuh Anda dan membuat Anda lebih tahan terhadap stres, baik fisik, mental atau lingkungan. Namun, herbal adaptogenik bekerja pada tubuh kita secara perlahan dan lancar.

Konsumsi herbal adaptogen menawarkan Anda manfaat kesehatan yang termasuk meningkatkan ketahanan fisik dan fokus mental, mendorong keseimbangan suasana hati, mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kesehatan yang buruk, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan ketahanan terhadap karsinogen kimia dan membantu dalam manajemen berat badan. Selain ini, herbal adaptogenik juga membantu Anda mengendalikan hormon yang tidak seimbang.

Ada banyak cara untuk mengonsumsi herbal adaptogenik, ini dapat ditambahkan ke dalam menu harian Anda, diseduh dengan teh, diminum dalam kapsul atau digunakan untuk membumbui makanan.

Berikut lima herbal adaptogenik yang paling populer, yang bisa ANda coba:

1. Ginseng
Dalam bahasa Latin, ramuan adaptogenik ini dikenal sebagai Panax, yang berarti 'semua-penyembuhan', dan ini tidak berlebihan. Ginseng secara signifikan mengurangi kelelahan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, membantu mengobati bronkitis kronis dan diabetes, menormalkan detak jantung dan secara signifikan meningkatkan kinerja atletik.

Efek samping dari Ginseng
Pada dasarnya Ginseng tidak memiliki efek samping yang besar tapi kadang-kadang dapat menyebakan kegugupan. Orang dengan tekanan darah tinggi tidak disarankan mengonsumsi Ginseng karena beberapa senyawa yang ada di dalamnya dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Namun, fakta ini tidak didukung oleh riset atau penelitian apa pun. Oleh karena itu, lebih baik berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda mempertimbangkan untuk mengonsumsi ginseng.

2. Eleuthero atau Ginseng Siberia
Penelitian telah menunjukkan dampak positif dari eleuthero pada kesehatan. Eleuthero membantu meningkatkan energi, meningkatkan stamina, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, mengurangi kolesterol jahat dan trigliserida, serta mengontrol tingkat gula darah. Ramuan anti-virus yang kuat ini membantu orang yang menderita demam cepat pulih, mencegah pembekuan darah internal dan menormalkan irama jantung. Menurut sebuah penelitian di Rusia, eleuthero memperkuat sistem kekebalan tubuh penderita kanker.

Loading...

Efek samping Eleuthero
Penggunaan Eleuthero dapat membuat Anda merasa mengantuk. Efek samping lainnya termasuk kecemasan, sakit kepala, insomnia, dan iritasi. Jangan mengkonsumsi eleuthero selama kehamilan dan menyusui, atau ketika Anda memiliki tekanan darah tinggi dan demam.

3. Rhodiola atau Akar emas
Tanaman rhodiola memiliki akar obat tebal yang memancarkan aroma mawar ketika dipotong. Rhodiola adalah antioksidan kuat yang membantu meningkatkan kekuatan dan stamina, meningkatkan memori, memperkuat sistem kardiovaskular, menurunkan tekanan darah, mencegah kerusakan jantung akibat stres, menormalkan detak jantung, melindungi hati dan meningkatkan aliran darah melalui otak, sehingga mencegah stroke. Ramuan ini juga membantu menghilangkan toksisitas obat kemoterapi. Rhodiola juga digunakan untuk mengobati depresi berat.

Efek samping Rhodiola
Rhodiola tidak memiliki efek samping yang signifikan. Namun itu dapat menyebabkan kecemasan dan kegugupan.

4. Ashwagandha atau Ginseng India
Ramuan adaptogenik ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, serta menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Ini adalah antidepresan yang baik dan juga membantu menjaga pikiran Anda tetap tajam dan penuh perhatian.

Efek samping Ashwagandha
Ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang, tidak memiliki efek samping tetapi dosis besar dapat menyebabkan diare, muntah, atau gangguan perut lainnya. Ini tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui.

5. Reishi atau Jamur Lingzhi
Ini adalah komponen uatam dari obat Cina dan dikenal sebagai life tonic. Ini sangat efektif dalam mengobati kelelahan, penyakit pernapasan dan hati, penyakit jantung, dan menekan pertumbuhan kanker. Ia memiliki sifat antiviral dan antibakteri dan merupakan antioksidan kuat. Menurut sebuah studi Cina, reishi membantu mencegah bekuan darah internal, mengurangi kolesterol dan menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah.

Efek Samping Reishi 
Penggunaan reishi yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit, sakit perut, diare dan pusing, juga dapat mengganggu pembekuan darah. Ramuan Reishi harus selalu dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan praktisi pengobatan China. Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui.

Loading...
Loading...