Jumat, 15 Juni 2018 04:30 WITA

Waspada Tenggorokan Kering Mudah Kemasukan Virus, Bisa Terkena Penyakit Ini!

Editor: Andi Chaerul Fadli
Waspada Tenggorokan Kering Mudah Kemasukan Virus, Bisa Terkena Penyakit Ini!

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Puasa memang memiliki manfaat untuk kesehatan. Namun, terkadang ada masalah kesehatan ringan yang kerap ditemui saat berpuasa, misalnya saja keluhan panas dalam.

Panas dalam merupakan istilah awam untuk menjelaskan kondisi tidak nyaman di tenggorokan, mulut kering, tidak enak badan, atau pun bibir pecah-pecah.

Menurut dr.Laurentius Aswin Pramono, SpPD, M.Epid, gangguan panas dalam saat puasa terjadi akibat tubuh dehidrasi.

"Kekurangan cairan dan mineral rentan menyebabkan tubuh lemas dan mudah terserang penyakit lain. Pada saat itu, tenggorokan kering maka bakteri atau virus akan mudah masuk ke dalam tubuh,“  jelas Aswin 

Ia menjelaskan, panas dalam bisa dicegah dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Meski berpuasa, kita tetap harus mengonsumsi cairan minimal 2 liter sehari.

“Siang hari kita tidak makan atau minum sehingga asupan cairan dimaksimalkan ketika berbuka puasa sampai sahur. Selain air putih, kita bisa minum cairan yang memang dikhususkan untuk mencegah panas dalam," kata dokter dari RS.St.Carolus Jakarta ini.

Membahas mengenai kebiasaan orang Indonesia yang berbuka biasanya dengan menyantap es dan goring-gorengan, makanan sebenarnya tidak terlalu berkontribusi pada panas dalam.

"Boleh saja makan gorengan saat berbuka puasa, tetapi harus diimbangi dengan asupan cairan yang cukup dan mineral sebagai penyeimbang," ujarnya.

Berita Terkait