Jumat, 15 Juni 2018 03:02 WITA

Cara Atasi Demam Bagi Ibu Hamil

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Cara Atasi Demam Bagi Ibu Hamil

RAKYATKU.COM - Saat hamil, sistem kekebalan tubuh wanita bekerja dua kali lipat untuk melindungi Ibu dan janin, sehingga lebih mudah terserang penyakit. 

Sering kali demam bagi ibu hamil disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri, dan yang tersering ialah infeksi saluran pernapasan dan infeksi saluran kemih (ISK). Selain infeksi, kekurangan cairan di dalam tubuh atau dehidrasi juga bisa menjadi penyebab demam saat hamil.

Jika mengalami demam saat hamil, sebaiknya periksakan kondisi Anda segera ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya dengan pasti. Sebab penanganan terhadap demam bergantung dari penyebabnya.

Untuk membantu mengatasi demam secara mandiri di rumah, ibu hamil dapat melakukan beberapa tips berikut, seperti yang dilansir dari Klik Dokter

1. Menjaga kecukupan cairan tubuh
Perbanyak minum air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Sebab demam dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh, sehingga bisa terjadi dehidrasi.

2. Istirahat yang cukup
Hindari aktivitas berat dan berikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat yang cukup.

3. Gunakan pakaian longgar
Pernah menggunakan sweater atau jaket dan kaus kaki saat demam? Untuk Anda para ibu hamil, hindari menggunakan pakaian yang terlalu tebal  atau berlapis-lapis saat demam, karena dapat menyebabkan suhu tubuh semakin meningkat. Gunakanlah pakaian yang longgar.

4. Kompres hangat dan mandi air hangat
Mengompres kepala dan mandi menggunakan air hangat dapat membantu menurunkan demam. Selain itu, mandi dengan air hangat dapat membuat tubuh menjadi lebih relaks.

5. Konsumsi makanan bergizi
Sebagian besar demam disebabkan oleh infeksi akibat kekebalan tubuh ibu hamil yang lebih rendah dibandingkan orang dalam keadaan normal. Oleh karena itu, konsumsilah makanan bergizi seimbang. Perbanyak sayur dan buah, terutama yang mengandung vitamin C dan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

6. Konsumsi obat penurun demam
Ibu hamil dapat mengonsumsi obat penurun demam golongan asetaminofen (parasetamol). Obat ini aman untuk dikonsumsi ibu hamil pada trimester berapapun. Konsumsi obat sesuai dengan anjuran dosis yang disarankan.

Jangan sembarangan mengonsumsi obat penurun demam lainnya seperti aspirin atau ibuprofen, karena dapat membahayakan janin. Begitu pula dengan obat herbal yang mengandung echinacea, hindari penggunaannya saat hamil. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat penurun demam.

Cara terbaik untuk mencegah demam saat hamil ialah dengan rajin cuci tangan sehabis beraktivitas, sebelum dan sesudah makan. Selain itu cucilah tangan sesudah buang air kecil maupun besar, agar terhindar dari flu dan batuk yang dapat menyebabkan demam.

Cara-cara di atas bisa Anda lakukan di rumah saat mengalami demam di masa kehamilan. Jika demam tidak membaik dalam hingga 36 jam, segera periksakan kondisi Anda ke dokter, terutama bila disertai keluhan nyeri perut, mual, kram perut atau ruam di kulit. Bila ditangani dengan baik, sebagian besar ibu hamil yang mengalami demam dapat menjalani kehamilannya dengan sehat sampai saatnya melahirkan.