Kamis, 14 Juni 2018 09:21 WITA

Bahaya Konsumsi Makanan Berformalin

Editor: Aswad Syam
Bahaya Konsumsi Makanan Berformalin
Ikan yang terindikasi mengandung formalin.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Makanan berformalin hingga kini masih menjadi momok menakutkan, apalagi momentum Hari Lebaran. Masyarakat dituntut berhati-hati dalam berbelanja bahan makanan.

Pasalnya sampai saat ini, zat berbahaya bagi tubuh manusia ini, masih kerap ditemukan terkandung dalam bahan makanan. Tujuannya tak lain agar kesegaran bahan makanan, seperti daging, ikan, dan lainnya ini dapat tetap terjaga. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah T Azikin mengatakan, makanan yang mengandung formalin, sangat tidak layak dikonsumsi. Karena dapat berpengaruh pada kesehatan manusia.

"Formalin tidak diperkenankan untuk digunakan di dalam bahan makanan maupun minuman. Apalagi untuk jangka panjang, karena dapat merusak ginjal dan memicu perkembangan sel-sel kanker," kata Naisyah pada Rakyatku.com.

Selain itu, formalin juga dapat menyebabkan kerusakan organ pencernaan, mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan jika terhirup dan menimbulkan reaksi alergi serta luka bakar saat mengenai kulit.

"Dampak dari konsumsi makanan yang mengandung formalin umumnya tidak langsung terasa. Tapi biasanya akan menyerang tubuh manusia secara perlahan. Itu karena dosis yang digunakan untuk mengawetkan makanan cukup rendah," terangnya.

Namun jika dikomsumsi secara terus menerus, dampaknya akan terlihat dari penurunan daya tahan tubuh hingga dapat menyebabkan koma hingga kematian.

Mencegah peredaran makanan berformalin, Naisyah mengaku rutin melakukan inspeksi mendadak, yang disertai dengan pengambilan sampel makanan dan uji laboratorium.

"Apabila ditemukan adanya bahan makanan berformalin, maka kami akan langsung menindaklanjuti. Baik berupa pemberian teguran keras hingga pidana," pungkasnya.