Kamis, 14 Juni 2018 15:43 WITA

Awas, Sering Minum Antibiotik Dapat Picu Pnemonia

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Awas, Sering Minum Antibiotik Dapat Picu Pnemonia

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pnemonia merupakan suatu penyakit yang menginfeksi saluran penapasan yang bersifat akut, yang membuat peradangan di Alveoli.

Pnemonia muncul akibat prilaku yang salah, seperti sanitasi lingkungan yang tidak bagus, kebersihan pasien yang tidak bagus, serta prilaku-prilaku yang salah seperti peminum alkohol, pemakai drug, atau orang yang sedikit-sedikit minum antibiotik.

Dokter Spesialis Paru, dr Edward Pandu Wiriamsya mengatakan, masyarakat hari ini menganggap antibiotik bisa menyembuhkan segala penyakit, sehingga antibiotik dikonsumsi tanpa memikirkan dampaknya. Saluran pernapasan memiliki mekanisme untuk membunuh kuman, namun jika daya tahan tubuh rendah kuman mudah untuk menginfeksi.

"Nyeri sedikit minum antibiotik, sakit ini minum antibiotik, jadi pemakaian antibiotik di luar anjuran dokter ini dapat memicu timbulnya penyakit Pnemonia," ungkapnya.

Ia menambahkanm sebenarnya tidak boleh seperti itu, jika bukan resep dokter sebaiknya antibiotik tidak digunakan, karena beresiko kumannya jadi kebal atau resisten terhadap obat.

Resistensi antibiotik alias kekebalan terhadap antibiotik, adalah kemampuan bakteri untuk menahan efek dari obat, akibatnya bakteri tidak mati setelah pemberian antibiotik.

Beberapa cara bakteri untuk membentuk resistensi antara lain. Memproduksi enzim yang dapat merusak antibiotik, perubahan dinding/membran sel bakteri sehingga obat tidak bisa masuk, perubahan jumlah reseptor obat di sel bakteri sehingga obat tidak bisa diberikan

Banyak golongan antibiotik sehingga mempunyai peran sendiri terhadap kuman, ada yang bekerja di dinding selnya, ada yang bekerja di intinya di intinya, di sitoplasmanya, dan lain-lain.

"Sebaiknya konsumsi antibiotik hanya jika diresepkan oleh dokter atau tenaga kesehatan, selalu habiskan antibiotik, jangan pernah menggunakan antibiotik sisa, jangan menggunakan antibiotik bersama-sama orang lain," sarannya.