Jumat, 15 Juni 2018 10:01 WITA

Tetap Jaga kesehatan Setelah Jalani Puasa Sebulan Penuh

Editor: Aswad Syam
Tetap Jaga kesehatan Setelah Jalani Puasa Sebulan Penuh
dr Wachyudi Muchsin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Setelah menjalani puasa penuh di bulan Ramadan selama 30 hari, setelah itu pola makanan akan berubah saat Ramadhan berakhir. Salah satunya bersilaturahim dengan keluarga, setiap pergi bersilaturahim pasti di sajikan makanan.

Hal-hal tersebut sudah menjadi tradisi rutin masyarakat muslim Indonesia pada hari raya Idulfitri. Persiapan yang matang sejak jauh hari tentu sangat diperlukan agar semuanya lancar dan tetap sehat selama berlibur.

Agar tetap sehat dan bugar di Hari Raya, ada beberapa tips seperti beristirahat dengan cukup.

"Menjalani bulan puasa, lalu bersiap memasuki Hari Raya, dan kemudian bersiap untuk segala rencana-rencana yang sudah disiapkan, dapat menguras stamina. Yang paling jelas adalah waktu tidur Anda semakin berkurang. Karenanya, kalau mau selalu sehat, Anda perlu memperbanyak waktu istirahat," ujar Humas IDI Makassar, dr Wahyudi Muchsin. 

Selanjutnya, mengonsumsi vitamin dan suplemen. Makan dengan sehat itu penting untuk menjaga kondisi. Karena itu, pastikan menu sahur dan berbuka puasa  selalu sarat gizi. 

"Pastikan juga asupan cairan selalu tercukupi. Sebagai pelengkap, bisa mengonsumsi vitamin atau suplemen. Vitamin C penting dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sementara vitamin E akan menjadi sumber antioksidan baik untuk memerangi radikal bebas. Suplemen yang mengandung mineral juga bisa membantu menjaga kesehatan," jelas Wahyudi. 

Ia menambahkan, sebelum Lebaran harus menentukan rute perjalanan ketika bersilaturahmi, sehingga efisien dan tidak melelahkan. 

"Kita bisa membagi waktu, siapa saja yang akan dikunjungi pada hari Lebaran pertama, dan mana yang didatangi pada hari kedua Lebaran. Selain itu, faktor cuaca juga perlu diperhatikan. Siapkan baju hangat atau payung karena cuaca sekarang sulit diprediksi," jelasnya. 

"Untuk anak-anak, juga harus  menyiapkan baju ganti. Hal ini karena mereka dapat berkeringat dengan mudah karena bermain-main di rumah saudaranya, atau baju menjadi basah saat bermain hujan," tutupnya.