Jumat, 08 Juni 2018 11:34 WITA

Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Tulang

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Tulang

RAKYATKU.COM - Tahukah Anda bahwa puasa dapat menguatkan tulang dan persendian? Bahkan, Anda yang baru saja menjalani operasi tulang akan lebih cepat pulih dengan berpuasa. 

Hal ini karena saat berpuasa, Anda sedang memberikan kesempatan bagi tubuh Anda untuk beristirahat. Waktu istirahat ini sangat bermanfaat untuk memaksimalkan proses pemulihan dan peremajaan berbagai sel dan jaringan tubuh, termasuk pada tulang.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Mid-Life Health tahun 2010, seperti yang dilansir dari Klik Dokter, para ahli menemukan bahwa efek puasa terbukti dapat menghasilkan hormon paratiroid lebih banyak. Hormon paratiroid ini berperan penting untuk menyerap kalsium dan fosfat dalam tubuh. Semakin banyak kalsium dan fosfat yang diserap oleh tulang, maka tulang Anda akan semakin kuat. Secara tidak langsung, Anda tidak mudah terkena osteoporosis dengan berpuasa.

Berpuasa juga memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat sejenak dari kebiasaan makan yang kurang baik. Misalnya saja, Anda yang kecanduan gula atau kopi menjadi “terpaksa” tidak minum kopi saat puasa. Begitu pula dengan Anda yang terbiasa makan camilan manis di sela-sela beraktivitas, maka kebiasaan tersebut jadi lebih bisa ditahan hingga tiba waktu berbuka.

Hal ini nyatanya juga berdampak pada kesehatan tulang Anda. Pasalnya, terlalu banyak makan gula dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Hal ini disebabkan karena gula dapat menurunkan kadar vitamin dan mineral dalam tubuh hingga 20 persen, termasuk kalsium, fosfor, dan vitamin D yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Ketika tubuh kekurangan kalsium dan vitamin D, maka tidak ada lagi yang dapat menguatkan tulang sehingga tulang mudah keropos dan rapuh.

Manfaat puasa untuk tulang ternyata tidak sampai di situ saja. Pada penelitian terpisah, para ahli menemukan bahwa puasa dapat mempercepat proses penyembuhan tulang. Ini karena jaringan granulasi (jaringan fibrosa yang terbentuk dari luka) akan tumbuh lebih cepat saat sel dan jaringan tubuh sedang beristirahat, yaitu dalam kondisi berpuasa. Akibatnya, sirkulasi darah pada daerah luka berjalan lebih lambat, sehingga perdarahan yang ditimbulkan lebih sedikit. Ini sebabnya, orang yang hendak menjalani operasi dianjurkan untuk puasa untuk mempercepat proses penyembuhannya.