Jumat, 08 Juni 2018 07:00 WITA

7 Tips Atasi Mabuk Perjalanan saat Mudik Lebaran

Editor: Nur Hidayat Said
7 Tips Atasi Mabuk Perjalanan saat Mudik Lebaran
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Mudik jelang hari raya Lebaran Idulfitri akan terasa menyenangkan tanpa mabuk perjalanan. Akan tetapi, nyatanya, mabuk perjalanan kerap terjadi.

Mabuk perjalanan bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama, fisik atau faktor dari dalam pemudik itu sendiri. Rasa mual atau pusing muncul akibat motion sickness. Sinyal campuran dari mata dan telinga bagian dalam membuat otak memproses informasi secara berbeda. 

Kedua, dari sisi kendaraan. Kondisi kendaraan membuat tubuh tidak nyaman misalnya terdapat bau tajam. Tubuh tidak dapat menghindar sehingga ia hanya bisa bereaksi menolak. 

Dilansir laman CNN Indonesia, ada sejumlah persiapan demi menyiasati mabuk perjalanan. 

1. Makan Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat, pastikan perut dalam keadaan terisi makanan. Perut kosong hanya akan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut. Usahakan makan satu jam atau satu setengah jam sebelum berangkat. Selain itu, perhatikan menu makanan. Hindari makanan berminyak atau bersoda. Ia hanya akan menimbulkan rasa mual. 

2. Hindari baca buku

Jika terbiasa baca buku untuk membunuh rasa jenuh, maka sebaiknya hal ini tidak dilakukan saat dalam perjalanan. Konsentrasi pada objek visual di dalam mobil dapat memperburuk kondisi tubuh. 

Pastikan mata fokus pada objek visual di luar kendaraan. Rasa jenuh dapat diatasi dengan mendengarkan musik lewat earphone atau menyalakan radio di mobil. 

3. Sering istirahat

Bagi yang menggunakan mobil sebagai moda transportasi mudik, sebaiknya sering beristirahat. Baik pengemudi maupun penumpang sebaiknya keluar mobil dan meregangkan kaki. 

Tarik napas dalam-dalam melalui mulut untuk membuat tubuh rileks. Tubuh yang rileks akan siap melalui perjalanan apalagi jika jalan yang dilalui berkelok-kelok.

4. Tidur

Tidur kerap jadi strategi saat tubuh mulai merasa tak nyaman saat di jalan. Orang tak akan menyadari perbedaan informasi visual dan sinyal tubuh karena mata tertutup. Jika sulit tidur di dalam kendaraan, dapat dipertimbangkan untuk mengonsumsi obat tidur atau obat pencegah mabuk perjalanan. Obat ini dapat menyebabkan kantuk. 

5. Mengemil

Konsumsi makanan selama perjalanan dapat mencegah mabuk. Namun dengan catatan, makanan yang dikonsumsi bukan makanan berat. Cukup camilan atau makanan ringan yang rendah lemak, sehat dan porsinya kecil. Pilih salad dengan ayam panggang daripada hamburger, atau yoghurt rendah lemak daripada milkshake cokelat. 

6. Tetap hidrasi tubuh

Penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan. Kekurangan cairan hanya membuat kepala terasa pening. Bawa air minum selama perjalanan. Air berperisa juga dapat mengalihkan perhatian tubuh dari rasa tak nyaman. 

7. Bawa permen

Tak ada salahnya menyediakan permen atau permen karet saat perjalanan. Permen jahe atau mint dapat meningkatkan produksi air liur sehingga mampu menetralkan asam lambung. Ia juga mampu mengalihkan perhatian tubuh dari rasa mual atau pusing. Isap permen atau kunyah permen karet jika mulai merasa tak nyaman.