Sabtu, 02 Juni 2018 09:00 WITA

Pilihan Makanan Sehat selama Masa Kehamilan

Editor: Adil Patawai Anar
Pilihan Makanan Sehat selama Masa Kehamilan

RAKYATKU.COM - Makanan pada ibu hamil menjadi salah satu poin penting untuk mendukung kesehatan kehamilan yang optimal, ya.

Tak heran jika selama kehamilan, pemilihan makanan untuk ibu hamil harus dilakukan secara selektif dan cermat. Lalu, kira-kira bagaimana sih cara memilih makanan yang sehat selama kehamilan?

Makanan bergizi seimbang penting untuk ibu hamil
Sebelum melakukan pemilihan bahan makanan sehat bagi ibu hamil, perlu kita ketahui terlebih dahulu golongan makanan apa saja yang penting untuk dikonsumsi ibu hamil.

Asupan makanan yang bergizi seimbang, yaitu karbohidrat, protein hewani dan nabati, buah, sayur dan lemak baik, menjadi golongan yang harus dipenuhi kebutuhannya oleh ibu hamil.

Nah, agar bisa memilih jenis makanan apa yang paling baik dari berbagai golongan tersebut, yuk kita simak bagaimana cara memilih bahan makanan sehat untuk ibu hamil di bawah ini:

1. Pilih makanan pokok yang berserat tinggi
Dilansir doktersehat.com, ibu hamil dianjurkan memilih bahan makanan pokok yang berserat tinggi, nasi, nasi merah, roti gandum utuh atau tepung gandum utuh merupakan pilihan sumber karbohidrat yang baik untuk ibu hamil.

Selain itu kentang, singkong atau umbi-umbian juga bisa menjadi variasi pilihan bahan makanan pokok untuk ibu hamil.

Makanan pokok yang dikonsumsi ibu hamil sebaiknya tidak diolah dengan menggunakan banyak minyak atau santan, misalnya nasi goreng atau olahan umbi dengan santan. Hal ini penting agar asupan lemak tidak berlebihan dari makanan pokok, ya.

2. Pilih makanan berprotein hewani yang segar, memiliki kandungan omega 3 dan diolah dengan matang
Makanan berprotein hewani yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil adalah daging merah, daging unggas, ikan, utamaya dalam bentuk segar, bukan kaleng atau awetan.

Kandungan omega 3 yang ada pada ikan bisa menjadi priorotas unggulan pilihan ibu hamil.
Satu hal yang penting diperhatikan ibu hamil adalah pengolahan makanan yang rawan masih disajikan mentah pada saat dibakar atau disajikan sebagai isian roti atau sushi, karena makanan protein hewani yang dikonsumsi ibu hamil haruslah makanan hewani yang benar-benar telah matang untuk menghindari kontaminasi bakteri.

3. Produk susu dan telur yang terpasturisasi dan usahakan diolah dengan matang
Mirip dengan makanan berprotein hewani, namun susu dan telur memiliki standar khusus untuk produk yang bebas bakteri yaitu produk susu dan telur yang telah terpasteurisasi.

Produk yang telah terpasteurisasi ini menjadi pilihan tepat untuk ibu hamil karena terbukti lebih bebas bakteri.

Perhatikan bahwa produk olahan dari susu dan telur untuk ibu hamil, misalnya es krim atau saus dengan telur mentah, sebaiknya menggunakan produk yang telah terpasteurisasi, ya.

4. Pilih buah yang telah matang sempurna
Sebagian besar buah boleh dikonsumsi ibu hamil, namun yang perlu diperhatikan adalah tingkat kematangan buah.

Sebaiknya ibu hamil memerhatikan bahwa buah yang dikonsumsinya telah matang sempurna agar kandungan gizinya maksimal dan tidak menimbulkan ganggguan kesehatan seperti jika mengonsumsi buah yang mentah, yaitu munculnya gangguan pencernaan.

5. Utamakan minyak nabati ketimbang minyak hewani
Ibu hamil dianjurkan memilih produk minyak dari tanaman, misalnya minyak zaitun, minyak biji-bijan atau margarin, ketimbang minyak dari hewani, misalnya mentega, agar asupan lemak jenuh dalam tubuh bisa ditekan.

6. Memilih jajanan dari golongan bahan makanan sehat, misalnya buah dan kacang-kacangan
Camilan atau jajanan yag dikonsumsi ibu hamil sebaiknya adalah olahan dari bahan makanan yang padat gizi, yaitu buah, sayur atau kacang-kacangan.

Salad buah, bubur kacang hijau, kacang edamame rebus atau susu nabati bisa jadi pilihan yang tepat.

Ibu hamil harus menghindari jajanan kemasan atau jajanan yang miskin gizi yang hanya kaya kalori dari gula buatan, bumbu kemasan atau kandungan lemak, misalya keripik, kue manis atau gorengan, ya.