Kamis, 24 Mei 2018 13:02 WITA

Waspada Lonjakan Asupan Gula Saat Buka Puasa

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Waspada Lonjakan Asupan Gula Saat Buka Puasa

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Segelas teh manis, es sirup, es buah atau kolak terasa nikmat dikonsumsi saat berbuka puasa. 

Namun, sebaiknya Anda memperhatikan jumlah makanan dan/atau minuman manis yang Anda konsumsi saat berbuka puasa. Pasalnya dibalik kenikmatannya, makanan tersebut juga dapat menyebabkan lonjakan asupan gula dalam jumlah banyak dan lonjakan pengeluaran (sekresi) insulin.

Dijelaskan dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, insulin merupakan hormon yang berfungsi memasukkan gula ke dalam sel tubuh dan menyebabkan penurunan kadar gula darah. Lonjakan pengeluaran insulin akan mengakibatkan penurunan kadar gula darah secara mendadak. 

Hal inilah yang biasanya menimbulkan keluhan sakit kepala dan badan lemas setelah makan makanan manis dalam jumlah banyak. Kondisi ini dalam bahasa medis disebut sebagai hipoglikemia reaktif.

Untuk mencegah hal ini sebaiknya lakukan pencegahan sebagai berikut:
1. Batasi asupan gula dalam jumlah besar. Cobalah untuk mengonsumsi makanan manis dalam jumlah kecil terlebih dahulu, misalnya kurma.
2. Berolahragalah secara teratur untuk menurunkan pengeluaran insulin.
3. Berbukalah dengan makanan yang bervariasi, termasuk protein seperti daging, ikan, atau protein non hewani seperti kacang-kacangan.
4, Pilih makanan yang mengandung serat tinggi.

Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan di atas, niscaya Anda dapat terhindar dari sakit kepala saat menjalankan puasa. Jika keluhan sakit kepala yang Anda rasakan sudah sering terjadi, bahkan sebelum berpuasa, lebih baik konsultasikan hal ini di dokter.