Selasa, 15 Mei 2018 02:00 WITA

Ini Tanda Peringatan yang Harus Ibu Hamil Perhatikan

Editor: Aswad Syam
Ini Tanda Peringatan yang Harus Ibu Hamil Perhatikan
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Seorang ibu hamil, sebaiknya menghubungi dokter sesegera mungkin, jika mengalami hal berikut ini:

- Berat badan menurun. Anda mungkin tidak akan ditimbang selama janji antenatal Anda, jadi cobalah untuk menimbang diri sendiri di rumah saat Anda sedang berpuasa.
- Anda menjadi sangat haus, jarang kencing, atau jika urine menjadi berwarna gelap dan berbau kuat. Ini adalah tanda dehidrasi dan itu bisa membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih (ISK) atau komplikasi lain.
- Sakit kepala dan demam.
- Menjadi mual atau mulai muntah.
- Ada perubahan nyata dalam gerakan bayi Anda, seperti jika bayi tidak bergerak atau bayi menendang terlalu banyak.
- Merasakan nyeri seperti kontraksi. Ini bisa menjadi tanda persalinan prematur.
- Merasa pusing, lemas, lemah, bingung atau lelah, bahkan setelah Anda beristirahat dengan baik. Segera berbuka puasa dan minum air yang mengandung garam dan gula, atau larutan rehidrasi oral seperti Dioralyte, dan hubungi dokter.

Bagaimana agar puasa lebih mudah saat hamil?

- Tetap tenang dan biarkan badan terhindari terhadap situasi yang menekan. Perubahan rutinitas Anda, seperti kekurangan makanan dan air, serta makan dan minum pada waktu yang berbeda dapat menyebabkan stres. Wanita hamil yang berpuasa selama Ramadan memiliki kadar hormon kortisol yang lebih tinggi dalam darah mereka daripada wanita yang tidak berpuasa.
- Lakukan hal mudah dan terima bantuan ketika ditawarkan. Jika keluarga dan teman-teman Anda bergadang, Anda mungkin perlu menyiapkan Ramadan dengan lebih tenang.
- Mintalah tips dan saran dari keluarga atau teman yang berpengalaman puasa saat hamil.
- Tetap tenang, kemungkinan Anda akan mengalami dehidrasi dengan cepat yang tidak baik untuk Anda atau bayi Anda.
- Rencanakan hari-hari Anda sehingga Anda dapat beristirahat secara teratur.
- Cobalah untuk tidak berjalan jauh atau membawa barang berat.
- Kurangi pekerjaan rumah dan apa pun yang membuat Anda lelah.

Apa cara terbaik untuk berbuka puasa bagi ibu hamil?

Pilih berbagai makanan sehat dan banyak minum saat sahur dan. Makan kudapan sebelum tidur yang sehat juga dan atur jam alarm Anda jika perlu, sehingga Anda tidak melewatkan sahur.

- Pilih makanan yang melepaskan energi secara perlahan. Karbohidrat kompleks, seperti gandum dan biji-bijian, dan makanan berserat tinggi, seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan kering, akan membantu Anda tetap bugar. Makanan ini juga akan membantu mencegah sembelit.
- Hindari mengonsumsi banyak makanan manis yang akan menaikkan kadar gula darah Anda dengan cepat. Gula darah Anda mungkin akan turun dengan cepat, sehingga dapat membuat Anda merasa lemas dan pusing.
- Pilih opsi yang lebih sehat seperti kentang atau buncis.
- Pastikan Anda mendapatkan banyak protein dari kacang, daging dan telur yang dimasak dengan baik. Ini akan membantu bayi Anda tumbuh dengan baik.
- Minum sekitar 1,5 liter hingga 2 liter air atau cairan lain saat berbuka dan sahur. Hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi. Kafein membuat Anda kehilangan lebih banyak air ketika Anda makan, jadi Anda mungkin lebih mungkin mengalami dehidrasi, terutama jika cuaca panas.

Jika merasa tidak yakin berpuasa, apa yang harus ibu hamil lakukan?

Periksakan diri Anda dengan bidan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum sebelum memulai berpuasa. Seorang cendekiawan Islam mungkin memberikan saran medis untuk membantu Anda membuat keputusan.

Pertimbangkan mencoba puasa selama satu atau dua hari, lalu perhatikan bagaimana perasaan Anda, dan kemudian kembali ke bidan atau dokter umum untuk pemeriksaan.