Selasa, 15 Mei 2018 02:30 WITA

Bagaimana Puasa Ibu Hamil?

Editor: Aswad Syam
Bagaimana Puasa Ibu Hamil?

RAKYATKU.COM - Jika berat badan dan gaya hidup Anda pada umumnya sehat, Anda cenderung bisa mengatasi puasa dengan lebih baik. Bayi membutuhkan nutrisi dari ibu, dan jika tubuh Anda memiliki persediaan energi yang cukup, puasa cenderung akan memiliki sedikit risiko.

Ibu hamil yang berpuasa juga bergantung pada:

- Kesehatan umum ibu sebelum hamil
- Tahap kehamilan ibu
- Lamanya waktu ibu berpuasa

Puasa di bulan-bulan musim panas kemungkinan akan lebih sulit bagi ibu hamil daripada di musim hujan karena hari yang lebih panjang dan suhu yang lebih tinggi.

Menurut beberapa penelitian, sekitar tiga perempat dari wanita Muslim yang hamil di seluruh dunia, memilih berpuasa untuk Ramadan. Setiap orang memiliki cara mereka sendiri dalam menjalani puasa Ramadan.

Sebagian besar cendekiawan Islam mengatakan, Anda harus berpuasa jika Anda cukup sehat untuk melakukannya. Mereka juga mengatakan bahwa jika tidak sehat, maka Anda tidak harus berpuasa. Anda tidak boleh mengabaikan izin khusus ini jika merasa tidak sehat atau jika takut membahayakan Anda atau bayi.

Hanya ibu hamil yang bisa menilai seberapa sehat kondisi tubuhnya, dan bisa menentukan keputusan yang tepat. Bicarakanlah dengan keluarga, bidan atau dokter, dan seorang ustas untuk membantu mempertimbangkan pilihan Anda.

Rencanakan lebih awal untuk membuat segalanya lebih mudah selama Ramadan:

- Konsultasikan dengan bidan Anda, terutama jika mengidap diabetes, diabetes gestasional, dan anemia.
- Anda mungkin perlu lebih sering melakukan pemeriksaan selama puasa untuk memantau kadar gula darah Anda. Puasa tidak dianggap aman jika Anda menderita diabetes dan sedang hamil.
- Kurangi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan cola, sebelum Anda berpuasa untuk mencegah sakit kepala. Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein sehari ketika Anda hamil atau setara dengan dua cangkir kopi instan. Ingat bahwa cokelat dan teh hijau juga mengandung kafein.
- Jika ibu hamil terikat pekerjaan, bicarakan dengan pimpinan Anda tentang mengelola pekerjaan Anda selama Ramadan, baik melalui pengurangan jam kerja Anda atau istirahat ekstra.
- Dokter, bidan, atau ahli diet dapat membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan diet Anda.
- Simpanlah buku harian makanan, jadi Anda tahu apa yang Anda makan dan minum.
- Mulailah mempersiapkan lebih awal dengan berbelanja kebutuhan dan tugas sebelum Anda berpuasa.