Kamis, 10 Mei 2018 08:00 WITA

Apa itu Operasi Vaginoplasty yang Dilakukan Nikita Mirzani?

Editor: Jumardin Akas
Apa itu Operasi Vaginoplasty yang Dilakukan Nikita Mirzani?

RAKYATKU.COM - Nikita Mirzani baru saja menjalani operasi pada vaginanya. Operasi dengan nama vaginoplasty itu dilakukan untuk membahagiakan suaminya, Dipo Latief. Tak tanggung-tanggung, operasi itu dikabarkan menelan biaya hingga 500 juta rupiah. 

Tapi sebenarnya apakah vaginoplasty yang dijalani Nikita Mirzani? Berikut lima hal tentang vaginoplasty yang perlu diketahui. 

Pertama, menurut plasticsurgery.org, vaginoplasty merupakan tindakan operasi yang dilakukan mengencangkan bagian kewanitaan. Sebenarnya masih banyak alternatif yang dilakukan untuk mengencangkan otot-otot pada organ intim wanita, misalnya dengan laser vagina. Namun dengan melakukan operasi ini, biasanya, bagian intim wanita akan kembali kencang secara menyeluruh, dan tak hanya otot bagian dalam organ intim, tapi tampilan estetika di bagian luar pun bisa diubah dan diremajakan. 

Kedua, banyak alasan seorang wanita memutuskan menjalani operasi vaginoplasty. Karena organ intim wanita akan semakin melemah dengan berjalannya waktu dan fase hidup yang dilewati. Misalnya, setelah melahirkan, seorang wanita akan merasakan melemahnya otot-otot organ intimnya. Hal tersebut dapat menyebabkan berkurangnya kepuasan terhadap aktivitas di ranjang bersama pasangan. Operasi ini dilakukan untuk mengencangkan kembali otot-otot tersebut dan mempertahankan kebahagiaan di atas ranjang bersama pasangan.

Ketiga, tindakan vaginopalsty sendiri selayaknya operasi lainnya, yang membutuhkan anastesi saat tindakan dilakukan. Pengencangan otot dilakukan dengan membuang jaringan bagian tertentu, dan menjahitnya hingga bagian dalam organ intim menjadi lebih kencang. Dengan begitu, pasien akan merasakan sakit yang luar biasa pasca operasi dilakukan. 

Keempat, setiap operasi butuh waktu penyembuhan. Begitu juga dengan vaginoplasty seperti yang dilakukan Nikita Mirzani. Usai tindakan, pasien akan merasakan sakit yang luar biasa pada bagian intimnya. Pasien juga akan diminta untuk berhenti sementara dari aktivitas ranjang bersama pasangan. Waktu istirahat ini bisa memakan waktu hingga delapan minggu lamanya. Bagi yang melakukan pengencangan total, biasanya akan disarankan untuk menggunakan dilator sebelum melakukan aktivitas seksual bersama pasangan. 

Kelima, setiap operasi pastinya memiliki resiko. Meski hanya operasi di bagian alat vital, tapi vaginoplasty ini juga bisa berbahaya dan menyebabkan infeksi, perdarahan, sakit yang luar biasa dan komplikasi di bagian organ intim pasien vaginoplasty. 

Ketika operasi telah dinyatakan berhasil dan pasien telah pulih, maka hasilnya akan membuat organ intim menjadi lebih kencang dan juga akan membuat pasangan lebih puas saat berhubungan badan.