Kamis, 10 Mei 2018 06:00 WITA

Cara Mencegah Bayi Baru Lahir Begadang Semalaman

Editor: Jumardin Akas
Cara Mencegah Bayi Baru Lahir Begadang Semalaman

RAKYATKU.COM - Jangan kaget jika bayi baru lahir dapat membuat jam tidur tidak teratur, bahkan begadang semalaman. Jika Bunda sebelumnya terbiasa tidur nyenyak semalaman, maka kini harus mengikuti pola tidur bayi yang kerap bangun 2-3 jam sekali untuk menyusu. Tentu hal ini sangat melelahkan. Tapi, ada kok tips untuk melatih bayi tidur lebih teratur.

Sebenarnya pola tidur bayi baru lahir yang belum teratur adalah hal normal karena bayi sedang membiasakan diri dengan dunia baru di luar rahim ibunya. Umumnya pola tidur seperti ini terjadi di 1-2 bulan pertama. Setelah bayi usia 3 bulan ke atas, jam tidur bayi akan menjadi lebih teratur mengikuti pola tidur orang dewasa seiring perkembangan otaknya.

Tips Melatih Pola Tidur Bayi

Melatih pola tidur bayi agar lebih teratur dapat dilakukan lebih awal, yaitu setelah usia bayi satu bulan. Selain bermanfaat untuk bayi, tentu hal ini juga dapat membantu Bunda memperoleh istirahat yang cukup. Begini cara-cara yang dapat dilakukan seperti dilansir alodokter:

Membuat catatan

Mencatat kebiasaan tidur bayi setiap hari mungkin dapat membantu Bunda untuk merencanakan jadwalnya. Misalnya jika ia mulai lapar lagi di sekitar jam 11 pagi, Bunda dapat bersiap-siap sebelumnya. Sebaliknya, Bunda juga dapat mencoba mengatur jadwal dari sisi Bunda. Misalnya jika Bunda ingin bayi sudah tidur pada pukul 7 malam, berarti Bunda perlu mengatur waktu makan 2-3 jam sebelumnya, Begitu juga jam saat ia mandi, serta kegiatan lainnya. Rutinitas yang dilakukan, lama kelamaan dapat membentuk jadwal karena terbiasa.

Kenali tanda bayi sudah mengantuk

Bunda dapat mencermati tanda-tanda bayi telah mengantuk, seperti: tidak mau melihat Bunda, mengusap mata, menguap, dan rewel. Jika Bunda melihat tanda-tanda ini, segera tempatkan bayi di tempat tidurnya. Jangan menunggu sampai ia terlalu lelah. Ini hanya akan membuatnya makin sulit tidur dan rewel.

Membedakan siang dan malam

Bunda perlu menetapkan bahwa siang adalah waktunya aktif, dan malam waktunya istirahat. Memasuki sore dan malam hari, biarkan cahaya dalam ruangan menjadi sedikit remang untuk mengurangi rangsangan, atau matikan volume televisi. Sebaliknya, pada pagi dan siang hari, Bunda dapat mengajak bayi untuk aktif melalui stimulasi dan permainan. Dengan cara ini, bayi akan belajar kapan saatnya untuk tidur dan kapan saatnya untuk bermain.

Setelah 2 bulan, bayi tidak perlu dibangunkan untuk menyusu
Di usia 0-2 bulan, bayi sebaiknya tidak dibiarkan tidak menyusu hingga lebih dari 4 jam. Tetapi setelah usia 2 bulan, bayi perlu menemukan dan membentuk pola tidurnya sendiri secara alami. Jadi jika di usia 2 bulan ke atas berat badannya normal, Bunda tidak perlu membangunkannya di jam-jam tertentu untuk menyusu. Dengan begitu, ia terbiasa tidak bangun di malam hari.

Jadwal bayi di setiap keluarga tentu saja berbeda sesuai kondisi dan kebiasaan keluarga itu. Yang perlu diingat, Bunda perlu fleksibel dengan perubahan jadwal seiring pertambahan usianya. Terlalu terpaku pada jadwal dan bagaimana seharusnya kegiatan berjalan, bisa membuat frustasi. Apalagi bayi terus berkembang dan selalu punya kebiasaan baru.

Di sisi lain, jadwal tertentu memang harus dilakukan tepat waktu. Apalagi jika Bunda kembali bekerja dan bayi perlu dibawa ke tempat penitipan anak atau daycare, maka ia harus sudah harus siap di jam yang sama setiap harinya.

Nah, agar Bunda juga mendapat manfaat dari kebiasaan waktu tidur ini, sedapat mungkin Bunda juga istirahat saat bayi tidur. Hal ini penting agar Bunda tidak kelelahan. Jadi sekarang tidak perlu khawatir begadang semalaman lagi ya, Bunda. Yuk, lakukan tips di atas untuk melatih pola tidur bayi baru lahir agar lebih teratur.