Selasa, 08 Mei 2018 14:06 WITA

Penyebab Rambut Kemaluan Anda Berketombe

Editor: Adil Patawai Anar
Penyebab Rambut Kemaluan Anda Berketombe

RAKYATKU.COM – Meski tidak terlihat dan tertutup oleh pakaian, kebersihan area kemaluan harus tetap diperhatikan. Anda harus membersihkannya setiap hari agar masalah tidak diinginkan seperti ketombe pada rambut kemaluan tidak muncul.

Kalau ketombe pada rambut kemaluan terlanjur muncul, coba pahami penyebabnya agar tahu cara mengatasi dan mencegahnya.

1. Infeksi kutu
Rambut kemaluan atau pubic hair juga bisa jadi sarang kutu kalau tidak sering dibersihkan. Kutu yang hidup di area kelamin ini bisanya menyebabkan gatal cukup berlebih sehingga Anda tidak akan nyaman saat berkeringat.

Untuk mencegah kutu muncul, disarankan untuk tidak ganti-ganti pakaian khususnya milik orang lain. Selain itu, kalau kutu semakin banyak, lebih baik rambut dicukur habis agar ketombe tidak muncul.

2. Infeksi jamur
Terlalu sering menggunakan pakaian yang ketat menyebabkan kelembapan area selangkangan meningkat. Pada kondisi ini, jamur mudah tumbuh dan akhirnya menempel di kulit pada area rambut kemaluan.

Jamur yang menginfeksi akan menyebabkan permukaan kulit jadi mengelupas dan menyerupai ketombe. Agar jamur pada area selangkangan tidak tumbuh, rambut kemaluan harus dibersihkan dengan sampo khusus setiap hari.

3. Dermatitis seboroik
Dermatitis seboroik adalah peradangan kulit yang kerap terjadi pada area kulit yang memiliki rambut. Peradangan ini akan menyebabkan gatal dan lapisan kulit paling luar mengelupas dan menjadi ketombe. Untuk mengatasi peradangan ini, rambut kemaluan harus dicuci bersih hingga ke permukaan kulit.

4. Sisa kulit mati
Seperti halnya kulit di permukaan tubuh lain, kulit pada rambut kemaluan juga berganti dan mengelupas seiring dengan berjalannya waktu. Kulit yang mengelupas ini akan menyerupai ketombe dan hanya bisa dibersihkan dengan sabun atau shampoo khusus.

Agar ketombe tidak muncul pada rambut kelamin, pemeriksaan rutin harus dilakukan saat mandi. Anda juga tidak disarankan sering menggunakan pakaian ketat yang memicu area selangkangan lembap dan berkeringat.